Borong, Ekorantt.com – Panitia Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Manggarai Timur telah merekap jumlah peserta yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Dari 1521 peserta SKD yang lolos Passing Grade, ada 441 peserta yang berhak mengikuti SKB, berdasarkan hasil prangkingan.
Kepala BKPSDM Matim, Yustina Ngidu mengatakan, dari 164 formasi CPNS yang dibuka pemerintah kabupaten Manggarai Timur, hanya 147 formasi yang memiliki pelamar yang lolos SKD. Sisanya, kata dia, dipastikan tidak terisi.
“Yang tidak ada pelamar itu, formasi jabatan dokter gigi dan dokter umum,” katanya, Senin, 2 Maret 2020.
Selain itu, lanjutnya, peserta SKD dari 8 formasi yakni Guru Seni Budaya; Assisten Apoteker; Nutrisionis; Perawat Gigi; Pranata Komputer pada Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo dan Dinas PUPR; Pengelola Keuangan pada Dinas Sosial; Pengelola Layanan Pengadaan Secara Elektronik; dan Pengolah Data Laporan Keuangan, tidak ada yang lolos Passing Grade.
“Dipastikan bahwa tidak ada peserta pada formasi-formasi tersebut yang mengikuti SKB,” katanya.
Yustina mengatakan, penentuan kelulusan peserta dalam seleksi CPNS yakni berdasarkan akumulasi presentase nilai SKD dan SKB.
“40 persen dari nilai SKD dan 60 persen dari nilai SKB,” katanya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada para peserta SKB untuk mempersiapkan diri dengan baik sembari menunggu penetapan jadwal tes dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
“Kalau SKD kemarin, saya sangat puas karena peserta sangat siap. Peserta di Matim itu raih nilai tertinggi untuk NTT, yaitu 436,” katanya.
Yustina juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja sama menyukseskan SKD CPNS di Matim.
Ambrosius Adir












