Artikel Terbaru

Populer

Fokus

Di Balik Senyum Mama Edis: Pulih dari Gangguan Jiwa dengan Dukungan Komunitas

Mama Edis sendiri merupakan seorang pasien penyandang disabilitas psikososial. Kisahnya bermula saat ia bekerja di Makassar, Sulawesi Selatan belasan tahun lalu.

UMKM dan KOPERASI

Credit Union di Manggarai Harus Raya Jadi Agen Pelestari Lingkungan

Menurutnya, tugas Credit Union mengedukasi anggota tentang pentingnya menjaga alam dan membangun kesadaran bahwa setiap keputusan ekonomi memiliki dampak jangka panjang.

Anggota Kopdit Pintu Air Cabang Madawat Capai 4.392 Orang

Jano mengatakan pembukaan Cabang Madawat merupakan langkah strategis untuk mengurai penumpukan anggota di kantor cabang induk.

Gagasan

Pengabdian Murah: Menguji Keadilan PPPK Paruh Waktu di Sikka

Oleh: Maria Silvana Mariabel Carcia Kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Dramaturgi Pembangunan Pariwisata Labuan Bajo

Penetapan ini menjadi peluang emas bagi pemerintah dalam mengenjot laju pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Labuan Bajo ke depan.

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Jika ditarik lebih jauh, rata-rata subsidi bunga KUR dalam enam tahun terakhir mencapai sekitar Rp39,8 triliun per tahun.

Tumpang Tindih BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih

Desa, sebagai unit terkecil pemerintahan, kini menanggung beban kelembagaan yang makin berat.

Kehadiran AI: Hidup Makin Mudah Atau Manusia Makin Rapuh?

Ada banyak hal dalam kehidupan yang nilainya justru lahir dari proses yang panjang, tidak instan, bahkan melelahkan.

Andrie Yunus, Intelektual Organik yang Menolak ‘Mode Diam’

Mereka selalu berdiam diri di “menara gading” institusi akademik, fokus pada penelitian demi pengembangan pengetahuan, dan berkutat pada teori-teori yang dipelajari.

iDesa

Komunitas

Kesehatan

Inspirasi

Wilfrida Inut, Anggota Kopkardios yang Mengais Rezeki dari Ojek

Memilih bekerja sebagai ojek memang sedikit menantang, apalagi perempuan yang kerap dianggap lemah dalam masyarakat

Pariwisata

Kuota 1.000 Wisatawan di Taman Nasional Komodo Dipersoalkan, DPRD NTT Curiga Ada Kepentingan Tertentu

Kupang, Ekorantt.com – Kebijakan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 1.000 orang per hari di Taman Nasional Komodo (TNK) dinilai sarat kepentingan dan berpotensi menguntungkan kelompok tertentu di sektor pariwisata. Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Rumat mengatakan, kebijakan tersebut menimbulkan kecurigaan karena dinilai tidak transparan dan tidak memiliki dasar kajian yang jelas di ruang publik. “Ada agenda besar yang masyarakat tidak paham dengan kebijakan ini....

Budaya