Artikel Terbaru

Populer

Fokus

Di Balik Senyum Mama Edis: Pulih dari Gangguan Jiwa dengan Dukungan Komunitas

Mama Edis sendiri merupakan seorang pasien penyandang disabilitas psikososial. Kisahnya bermula saat ia bekerja di Makassar, Sulawesi Selatan belasan tahun lalu.

UMKM dan KOPERASI

Wadiana Bangun Usaha Menjahit Berkat Dukungan Kopdit Pintu Air

Niat awal bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air adalah untuk menyiapkan masa depan pendidikan anaknya.

GM Kopdit Pintu Air Dorong Karyawan Punya Kepedulian dalam Pelayanan

Maumere, Ekorantt.com – General Manajemen (GM) Kopdit Pintu Air,...

Gagasan

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Jika ditarik lebih jauh, rata-rata subsidi bunga KUR dalam enam tahun terakhir mencapai sekitar Rp39,8 triliun per tahun.

Tumpang Tindih BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih

Desa, sebagai unit terkecil pemerintahan, kini menanggung beban kelembagaan yang makin berat.

Kehadiran AI: Hidup Makin Mudah Atau Manusia Makin Rapuh?

Ada banyak hal dalam kehidupan yang nilainya justru lahir dari proses yang panjang, tidak instan, bahkan melelahkan.

Andrie Yunus, Intelektual Organik yang Menolak ‘Mode Diam’

Mereka selalu berdiam diri di “menara gading” institusi akademik, fokus pada penelitian demi pengembangan pengetahuan, dan berkutat pada teori-teori yang dipelajari.

Antara Transparansi dan Sensasi: Dilema Pemanfaatan Media Sosial dalam Penindakan UMKM

Di tengah derasnya arus digital, batas antara transparansi dan sensasi kian menipis-dan ironisnya, yang kerap menjadi korban adalah mereka yang paling lemah posisinya: para pelaku UMKM.

Setia Sampai Akhir: Warisan Sunyi Seorang Pater Thomas Krump, SVD

Oleh: Br. Piter Sii, SVD Di tengah zaman yang serba...

iDesa

Komunitas

Kesehatan

Inspirasi

Wilfrida Inut, Anggota Kopkardios yang Mengais Rezeki dari Ojek

Memilih bekerja sebagai ojek memang sedikit menantang, apalagi perempuan yang kerap dianggap lemah dalam masyarakat

Pariwisata

Kuota 1.000 Wisatawan di Taman Nasional Komodo Dipersoalkan, DPRD NTT Curiga Ada Kepentingan Tertentu

Kupang, Ekorantt.com – Kebijakan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 1.000 orang per hari di Taman Nasional Komodo (TNK) dinilai sarat kepentingan dan berpotensi menguntungkan kelompok tertentu di sektor pariwisata. Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Rumat mengatakan, kebijakan tersebut menimbulkan kecurigaan karena dinilai tidak transparan dan tidak memiliki dasar kajian yang jelas di ruang publik. “Ada agenda besar yang masyarakat tidak paham dengan kebijakan ini....

Budaya