Artikel Terbaru

Populer

Fokus

Di Balik Senyum Mama Edis: Pulih dari Gangguan Jiwa dengan Dukungan Komunitas

Mama Edis sendiri merupakan seorang pasien penyandang disabilitas psikososial. Kisahnya bermula saat ia bekerja di Makassar, Sulawesi Selatan belasan tahun lalu.

UMKM dan KOPERASI

RAT Dilakukan Berjenjang, Kopdit Obor Mas Wujudkan Demokrasi Dari, Oleh, dan Untuk Anggota

Maumere, Ekorantt.com – KSP Kopdit Obor Mas melaksanakan Rapat...

Jumlah Pinjaman Beredar Kopdit Pintu Air Cabang Nangablo Capai Rp20,78 Miliar

Jano berharap Kantor Kopdit Pintu Air Cabang Nangablo harus dirawat dan digunakan dengan baik untuk melayani anggota.

Gagasan

Hardiknas dan Masa Depan Guru Honorer

Gerardus Kuma Apeutung

NTT Mart dan Ilusi Kebangkitan Ekonomi Lokal

Setiap rupiah yang dihasilkan warga NTT berisiko mengalir langsung ke kantong produsen daerah lain.

Peti Mati Buruh NTT

Bila setiap tahun peti mati terus pulang, berarti ada yang salah dalam cara negara mengurus hidup orang kecil.

Veronika Effect

Dunia digital hari-hari ini ramai dengan sebuah lagu yang sedang viral: Lu Kenal Veronika Ko? karya Very Klau melalui sejumlah kanal media sosial. Belum lama tayang, lagu ini justru melejit dan terkenal.

Pengabdian Murah: Menguji Keadilan PPPK Paruh Waktu di Sikka

Oleh: Maria Silvana Mariabel Carcia Kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Dramaturgi Pembangunan Pariwisata Labuan Bajo

Penetapan ini menjadi peluang emas bagi pemerintah dalam mengenjot laju pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Labuan Bajo ke depan.

iDesa

Komunitas

Kesehatan

Inspirasi

Wilfrida Inut, Anggota Kopkardios yang Mengais Rezeki dari Ojek

Memilih bekerja sebagai ojek memang sedikit menantang, apalagi perempuan yang kerap dianggap lemah dalam masyarakat

Pariwisata

Kuota 1.000 Wisatawan di Taman Nasional Komodo Dipersoalkan, DPRD NTT Curiga Ada Kepentingan Tertentu

Kupang, Ekorantt.com – Kebijakan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 1.000 orang per hari di Taman Nasional Komodo (TNK) dinilai sarat kepentingan dan berpotensi menguntungkan kelompok tertentu di sektor pariwisata. Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Rumat mengatakan, kebijakan tersebut menimbulkan kecurigaan karena dinilai tidak transparan dan tidak memiliki dasar kajian yang jelas di ruang publik. “Ada agenda besar yang masyarakat tidak paham dengan kebijakan ini....

Budaya