Mbay, Ekorantt.com – Puluhan pedagang ayam di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) antusias memperbaiki jalan dengan cara menutup lubang di jalur tengah Aemali-Danga, persisnya di Kelurahan Ratongamobo, Kecamatan Boawae, Selasa, 16 Juni 2026.
Aksi sosial itu berangkat dari rasa prihatin para pedagang yang acap kali melihat kondisi jalan memprihatinkan. Jalur yang ramai itu penuh lubang menganga dan sangat mengganggu pengguna jalan.
“Transportasi terganggu dan biasa menyebabkan kemacetan di titik itu apalagi ini pas di tanjakan,” kata salah satu pedagang, Maurits Krispianus Du’a.
Maurits mengatakan perbaikan tersebut merupakan inisiatif para pedagang setelah mendengar keluhan masyarakat atau pengendara.
Ia berharap pemerintah Kabupaten Nagekeo bisa segera memperbaiki beberapa titik yang mengalami kerusakan.
Ferdinandus Lape menambahkan para pedagang ayam mengocek saku pribadi lalu membeli material berupa semen dan pasir. Selanjutnya mereka secara swadaya dan bergotong royong memperbaiki jalan berlubang.
“Semua ini kita kumpul-kumpul dari pedagang sehingga bisa beli semen, pasir, dan air,” ucap dia.
Ia berkata, ruas jalan tangah ini merupakan salah satu akses yang menghubungkan Kecamatan Boawae dan Mauponggo menuju kota Mbay, ibukota Kabupaten Nagekeo.
Ruas jalan ini sebagai akses nadi ekonomi masyarakat. Jalur itu juga sering digunakan masyarakat untuk memperpendek jarak tempuh menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo saat kondisi darurat.
“Ibu hamil atau orang sakit dari dua kecamatan ini pasti melewati jalan ini. Sehingga kasihan kalau dibiarkan begini,” tandasnya.













