Borong, Ekorantt.com – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Savana Tanjung Bendera di Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba resmi mulai menjalankan tugas sebagai pengelola destinasi wisata Tanjung Bendera setelah menerima Surat Keputusan (SK) pembentukan beserta kelengkapan operasional dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Manggarai Timur.
Penyerahan SK dilakukan oleh Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Parekraf Manggarai Timur, Antonius Cangkung, yang mewakili Kepala Dinas Parekraf Rofinus Hibur Hijau yang berlangsung di Aula Kecamatan Kota Komba pada Selasa, 28 Juli 2026.
Antonius berkata, sejak 29 Juli 2026 Pokdarwis Savana Tanjung Bendera mulai menjalankan tugas dalam mengelola kawasan wisata.
“Pengurus Pokdarwis bertugas melayani pengunjung,” ujarnya.
Karena itu, pengurus dapat mengelola karcis retribusi masuk objek wisata, menyediakan atraksi wisata, serta memberikan informasi yang dibutuhkan wisatawan.
Ia bilang, operasional Pokdarwis merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dicapai dalam rapat pembentukan Pokdarwis pada 5 Juni 2026 lalu.
Kesepakatan itu melibatkan pengurus Pokdarwis, para tetua adat, anggota DPRD Daerah Pemilihan Kotakomba dan Kota Komba Utara Yohanes Elmiance, Kepala Dinas Parekraf, Camat Kota Komba, Kapolsek Kota Komba, Danposramil Waelengga, dan Plt. Lurah Watu Nggene.
Dalam kesempatan yang sama, Dinas Parekraf juga memberikan pelatihan promosi dan publikasi digital kepada pengurus dan anggota Pokdarwis.
Menurut Cangkung, pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan pengelola dalam mempromosikan Savana Tanjung Bendera melalui media sosial.
Peserta pelatihan pun bersepakat membentuk akun resmi Pokdarwis di Facebook dan Instagram sebagai sarana publikasi berbagai aktivitas organisasi sekaligus memperkenalkan daya tarik Savana Tanjung Bendera kepada wisatawan.
“Melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas promosi digital, Dinas Parekraf berharap Pokdarwis mampu mengelola destinasi secara profesional, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata,” ucapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Kotakomba, Sekretaris Kecamatan Kota Komba, Lurah Watu Nggene, serta para tetua adat dari suku Nggeli, Motu, Kewi, dan Sui.













