Maumere, Ekorantt.com – Sudah dua dekade KSP Credit Union Bahtera Sejahtera berkiprah dalam memberikan pelayanan keuangan bagi anggota di wilayah Maumere dan sekitarnya.
Pada Selasa, 15 September 2026, KSP Credit Union Bahtera Sejahtera merayakan hari ulang tahun ke-20. Refleksi di hari jadi ini termuat dalam tema ‘kokoh mengarungi, tangguh melayani’.
Menurut Ketua Pengurus Credit Union Bahtera Sejahtera, Geofridus Gonde, inisiatif pendiri dan perintis telah meletakkan dasar yang kokoh bagi perjalanan koperasi ini sampai sekarang.
“Karena kalau bukan kalian yang meletakan dasar yang benar, maka kami tidak ada di sini dan kita tidak mungkin dapat merayakan hari ulang tahun yang ke-20,” kata Geofridus.
Kepada para pengelola KSP Credit Union Bahtera Sejahtera, ia berpesan untuk terus bekerja dalam semangat kebersamaan demi meraih hasil yang positif, baik bagi koperasi secara kelembagaan maupun bagi anggota.
Perintis CU Bahtera Sejahtera, Leopoldus Maring, menekankan pentingnya pilar pendidikan dalam koperasi kredit. Bahwa koperasi kredit diawali dengan pendidikan, dikontrol dengan pendidikan, dan berkembang dengan pendidikan.
Ia meminta pengurus dan tim manajemen agar senantiasa melanjutkan program pendidikan bagi anggota. Dengan begitu, anggota bisa paham dan mengerti dalam merencanakan keuangan untuk kebaikan bersama.
“Sumber daya manusia (SDM) anggota harus dikuatkan agar mereka dapat mengelola pinjaman secara baik dan benar sehingga pada giliran berikutnya dapat mengembalikan tanpa tunggak,” kata Leopoldus.
Manajer KSP Credit Union Bahtera Sejahtera, Fransiskus Emilius Kurnianto Madha memaparkan perkembangan lembaga hingga Agustus 2026. Tercatat jumlah anggota hingga 31 Agustus 2026 sebanyak 8.791 orang dengan total jumlah aset Rp89.820.250.436, jumlah simpanan Rp73.035.323.924, dan pinjaman beredar Rp60.162.176.880.
Sejauh pelayanan anggota berlangsung di tiga tempat pelayanan yakni Tempat Pelayanan (TP) Maumere, TP Nita, TP Kewapante.
Fransiskus mengatakan, tim manajemen terus berusaha menampilkan tata kelola pelayanan keuangan yang modern dalam pelayanan kepada anggota. Di sisi lain, setiap target yang sudah disepakati di awal tahun buku mesti diperjuangkan demi keberlanjutan lembaga dan kesejahteraan anggota.
“Percepatan tetap harus dilakukan dengan memperhatikan kualitas kredit, likuiditas, modal lembaga, efisiensi, tata kelola, kepatuhan dan kepuasan anggota,” ujar Fransiskus.













