Bupati Sikka Minta Femi Bapa Jadi Pemimpin Birokrasi yang Adaptif dengan Perubahan

Dikatakan, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks dan tidak mungkin diselesaikan secara parsial.

Maumere, Ekorantt.com – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago meminta Margaretha Movaldes Da Maga Bapa atau Femi Bapa untuk menjadi pemimpin birokrasi yang adaptif dengan perubahan.

Juventus juga meminta Femi Bapa agar responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mampu memanfaatkan teknologi digital, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Permintaan tersebut  disampaikan saat melantik Femi Bapa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) defenitif di Aula Nawacita Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Sikka Nomor BKPSDMD 800.1.3.3/507/X/2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka.

Juventus menegaskan, pelantikan Femi Bapa  merupakan momentum yang sangat penting dalam perjalanan penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Sikka.

Momen ini juga menjadi tonggak sejarah dalam transformasi manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang sedang dibangun bersama.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Pemerintah Kabupaten Sikka, pengisian jabatan Sekda dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta ASN yang terintegrasi dengan sistem merit.

“Pelantikan Sekda yang kita laksanakan hari ini, memiliki nilai historis yang sangat penting. Proses ini merupakan buah dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka dalam membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja, ” ujar Juventus.

Ia menegaskan, Sekda  merupakan jabatan strategis yang memiliki peran sentral dalam memastikan kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, efektivitas pembangunan, kualitas pelayanan publik, serta harmonisasi hubungan kerja antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah.

Oleh karena itu, kata dia, pengisian jabatan Sekda harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan prinsip-prinsip sistem merit sebagaimana diamanatkan dalam reformasi birokrasi nasional.

Juventus mengatakan, keberhasilan Kabupaten Sikka menerapkan manajemen talenta ASN telah memperoleh pengakuan nasional melalui Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 743 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka.

Melalui keputusan tersebut, Kabupaten Sikka kini diberikan wewenang untuk mengelola talenta ASN secara sistematis mulai dari pemetaan potensi, pemetaan kinerja, pengembangan kompetensi, perencanaan suksesi hingga pengisian jabatan strategis.

Juventus menekankan, proses pengisian jabatan Sekda melalui manajemen talenta ini merupakan yang pertama di Kabupaten Sikka, dan salah satu yang pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bahkan menjadi pionir dalam wilayah kerja Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara yang meliputi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Juventus berkata, proses pengisian jabatan melalui manajemen talenta ini  sama sekali tidak membutuhkan biaya.

“Dengan demikian, Kabupaten Sikka telah menunjukkan bahwa kita orang daerah juga mampu menjadi pelopor inovasi manajemen ASN yang modern, profesional, dan berkelanjutan, ” ujar dia.

Ia menyampaikan apresiasi mendalam  kepada Badan Kepegawaian Negara, Kantor Regional X BKN, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, tim manajemen talenta Kabupaten Sikka, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses ini sehingga dapat berjalan dengan baik, objektif, dan akuntabel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada 14 orang pejabat pimpinan tinggi pratama yang menjadi suksesor dalam proses pengisian jabatan sekretaris daerah, ” ucap Juventus.

Ia mengatakan, Sekda merupakan jabatan karier tertinggi di lingkungan pemerintah daerah dan memiliki tanggung jawab yang sangat kompleks.

Perannya mencakup ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD),  ketua tim penilaian kinerja, koordinator penyelenggaraan pemerintahan daerah hingga pembina administrasi pemerintahan.

Juventus pun meminta Sekda harus mampu memastikan bahwa seluruh kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan menjadi program dan kegiatan yang terukur, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sekda juga harus mampu menjaga soliditas birokrasi, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, menghilangkan ego sektoral, mempercepat pengambilan keputusan, dan memastikan seluruh sumber daya pemerintahan bekerja secara optimal untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.

Mencermati perkembangan administrasi publik saat ini, Juventus menilai penerapan E-Governance perlu mengoptimalkan teknologi informasi untuk memudahkan akses dan pertukaran data antarinstansi secara efektif dan efisien, sehingga dapat mencegah terjadinya information silo.

“Jabatan yang saudari emban hari ini bukanlah sebuah kehormatan semata, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, administratif, dan strategis, ” tegas Juventus.

Menurutnya, masyarakat menaruh harapan besar kepada Femi Bapa untuk membantu bupati dan wakil bupati dalam mengakselerasi pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat reformasi birokrasi, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

Juventus meyakini Femy Bapa mampu merangkul seluruh perangkat daerah, membangun budaya kerja kolaboratif, memperkuat disiplin ASN, mengembangkan talenta-talenta terbaik yang dimiliki Kabupaten Sikka, serta menjaga netralitas dan profesionalisme ASN.

“Jadikan jabatan ini sebagai ruang pengabdian untuk menghasilkan karya terbaik bagi masyarakat dan Nian Tana Sikka, ” tegasnya.

Juventus mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah dan ASN Kabupaten Sikka untuk memberikan dukungan penuh pelaksanaan tugas Sekda yang baru demi mewujudkan birokrasi yang mampu bekerja cepat, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Dikatakan, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks dan tidak mungkin diselesaikan secara parsial. Sebab itu, diperlukan kerja sama, kolaborasi, integritas, dan semangat melayani yang sama dari seluruh unsur birokrasi.

“Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai energi baru untuk memperkuat pemerintahan daerah yang profesional, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Kepada saudari Sekretaris Daerah yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat mengemban amanah, ” pungkas Juventus.

TERKINI
BACA JUGA