Kupang, Ekorantt.com – Sebanyak 213.574 pelanggan listrik di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dibebaskan dari tagihan listrik selama tiga bulan. Kebijakan pemerintah terkait pembebasan biaya tarif listrik ini diberikan sebagai dampak dari serangan virus corona.
Dilansir dari Antaranews.com, para konsumen rumah tangga yang dibebaskan dari tagihan ini adalah mereka yang daya listriknya 450 Volt Ampere (VA).
“Para pelanggan ini merupakan konsumen rumah tangga dengan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) yang dibebaskan dari tagihan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni,” kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, Ignatius Rendroyoko dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang, Jumat (3/4/2020).
Selain itu, lanjut dia, jumlah konsumen 900 VA di NTT yang akan mendapatkan potongan harga tarif listrik sebesar 50 persen selama tiga bulan sekitar 119.185 pelanggan.
Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya selama tiga bulan tersebut.
Sementara untuk pelanggan prabayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID pelanggan melalui aplikasi WhatsApp dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website www.pln.co.id.
“Dengan ID tersebut pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir,” katanya.
Sedangkan potongan tarif untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan pascabayar akan dikurangi sebesar 50 persen dari rekening tagihan yang harus dibayarkan setiap bulan.
Sementara bagi pelanggan prabayar, token listrik gratis sebesar 50 persen akan diberikan kepada pelanggan, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Lebih lanjut ia menjelaskan secara nasional ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem.
Proses ini, kata dia, akan tuntas dalam sepekan ke depan sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.
“Proses pembagian token bebas tagihan dan diskon tarif listrik ini memang bertahap, yang sudah dimulai pada 1 April, paling lambat tanggal 11 April seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut,” katanya.
Kontributor: Patrick Padeng












