Maumere, Ekorantt.com – Warga Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, berinisial P (34) berkunjung ke rumah keluarga di Dusun Ruwolong, Desa Lela, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka pada Minggu (12/4/2020) sekitar pukul 16.00.
Ia berkunjung ke Lela untuk bakar lilin. Namum niatnya tak kesampaian kerena setibanya di rumah keluarga, P langsung bergabung dan bermain bola bersama anak-anak di pantai.
Saking asyiknya bermain bola, P berlari ke arah laut untuk mencuci tangan dengan posisi membelakangi laut. Tanpa disadari gelombang tinggi menghantamnya dari belakang. Ia kemudian terseret ke laut.
Melihat kondisi ini, anak-anak yang sedang bermain bola panik dan meminta tolong. Warga berdatangan dan salah seorang kerabatnya berinisial S menerjang ombak dan langsung menolong P.
S berjibaku menolong P, melawan ganasnya ombak dan derasnya arus. S kehabisan tenaga. Sementara korban tak berdaya. S terpaksa melepaskan korban dari pelukan dan hanyut terbawa arus.
Beberapa saksi mata yang melihat kejadian tersebut mengisahkan bahwa korban sempat dibantu oleh S dan Ed. Namun arus yang sangat deras membuat Ed ikut terhanyut. Beruntung nyawanya tertolong dan sekarang sedang dirawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lela.
Kapolsek Lela, Urbanus Kopong Tupen yang sempat dikonfirmasi Ekora NTT di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas Maumere setelah mendapat laporan dari warga.
“Benar ada warga yang tenggelam tapi bukan orang Lela. Korban orang kampung Kabor. Saya sudah koordinasi dengan Basarnas Maumere untuk bersama dengam warga melakukan pencarian,” kata Urbanus.
Ketua Tim Pencarian Basarnas Maumere Isran Anshari A. bersama 5 anggota tiba di TKP pukul 19.00 dan langsung menggelar briefing bersama aparat kepolisian dan warga setempat untuk membantu pencarian korban.
“Kami minta kerja sama untuk mencari korban kerena gelombang dan cuaca kurang bersahabat,” tutur Isran.
Nivan Gomez