Poktan ‘Paulus Tani’ Paubekor-Sikka Panen Mentimun di Tengah Pandemi

Maumere, Ekorantt.com – Di tengah pendemi Covid-19, lima anak muda yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Paulus Tani disibukkan mengelola lahan mentimun di Desa Paubekor, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka. Setelah melalui masa tanam dan perawatan, mereka memanen hasilnya pada akhir Oktober 2020 lalu.

Poktan Paulus Tani menggelar pesta panen mentimun varietas Vanesa F1 dan Mercy F1, produk dari Perusahaan Benih Cap Panah Merah.

Ketua Poktan Paulus Tani, Yohanes Aliande kepada Ekora NTT pekan lalu mengungkapkan, mentimun yang  dipanen mencapai 134 subur (per subur 40 buah) dengan harga rata-rata per subur Rp65 ribu. Total pendapatan sementara Rp8.710.000.

“Kami masih akan panen lagi sekitar 4-5 kali. Sementara Paria Varietas Raden F1 akan dipanen,” kata Aliande.

Aliande mengakui bahwa anggota Poktan didampingi oleh tim penyuluh yang sangat profesional dan berpengalaman di bidang hortikultura.

“Bekerja sebagai petani holrtikultura setidaknya mengurangi angka pengangguran di desa, juga manfaatkan lahan kosong di musim kemarau,” ujar Aliande.

Poktan Paulus Tani, tambah Aliande, mendapat dukungan dari Kepala Desa Tilang, Rofinus Luer. Secara teknis budidaya, mereka juga didampingi oleh Yayasan Bina Tani Sejahtra ( YBTS), khususnya Team Leader Knowledge Transfer NTT-NTB Febrianus Mado. Sedangkan sarana produksi dan pemasaran dibantu Bumdes Bersama Bangkit Mandiri Kecamatan Nita.

Team Leader Knowledge Transfer NTT- NTB,  Febrianus Mado salut dengan lima pemuda yang tergabung dalam Poktan Paulus Tani.

Menurut Febri, sangat sulit orang muda mau berusaha di bidang pertanian terutama hortikultura.

“Usia petani saat ini rata-rata sudah di atas 50 tahun. Sehingga untuk regenerasi kita perlu merekrut pemuda untuk menggeluti bidang ini,” terang Febri.

Untuk diketahui, Poktan Paulus Tani dipimpin oleh Yohanes Aliande dengan anggota kelompok Lubertus Vecry, Saferius Moa Ona, Yohanes Alberto, dan Karno.

Yuven Fernandez

TERKINI
BACA JUGA