Puluhan Hektar Sawah di Ngada Diserang Hama

Bajawa, Ekorantt.com – Sejumlah petani di Ogi, Kelurahan Faobata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada mengeluh karena lahan sawah mereka diserang hama pasca Badai Seroja.

Serangan hama menyasar hampir puluhan hektar sawah petani setempat. Kerinduan petani untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan terpaksa batal lantaran tanaman padi terancam gagal panen kali ini.

Salah seorang petani Ogi, Yeli Lalu mengatakan serangan hama tersebut terjadi pasca Badai Seroja melanda wilayah tersebut dan menyebar begitu cepat. Daun padi yang awal hijau segar kini mulai menguning dan kering.

“Serangan hama ini terjadi setelah Badai Seroja, daun kering dan kuning. Kalau kita lihat dari jauh seperti hampir panen, padahal ini rusak diserang hama,”ujar Yeli di Bajawa pada Rabu, (28/04/2021).

Kondisi tambah parah dimana dirinya bersama petani lain kebingungan karena Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) setempat tidak pernah mengunjungi para petani untuk menjelaskan cara mengatasi hama tersebut.

Dikatakan Yeli, lahannya yang luas 20 are tersebut dirinya bisa menghasilkan padi sebanyak dua ton setiap panen dan dalam satu tahun dirinya biasa panen dua kali.

Namun, dalam kondisi tersebut dirinya sudah memastikan padinya yang berusia dua bulan lebih tersebut tidak bisa panen dan terancam gagal panen.

Dengan kondisi seperti ini, Yeli berharap instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melihat sekaligus membantu petani mencari solusi.

“Setidaknya ada langkah-langkah untuk membantu petani dalam kesulitan ini. Karena dipastikan gagal panen dan ketersediaan pangan keluarga dan ekonomi akan sangat terganggu,”katanya.

Menurutnya masyarakat mesti segera dibantu dalam mengatasi serangan hama. Biaya yang dikeluarkan dalam pengolahan lahan, penanaman hingga pemeliharaan sudah sangat besar.

Belmin Radho

TERKINI
BACA JUGA
spot_img
spot_img