Kopdit Ayo Mandiri Tingkatkan Kualitas Anggota Lewat Pendidikan

Ruteng, Ekorantt.com – Ketua Pengurus KSP Kopdit Ayo Mandiri, Adrianus Nurdin menyatakan, ada sejumlah program kerja yang akan dilakukan selama 2023. Salah satunya fokus pada peningkatan kualitas anggota melalui pendidikan.

“Nanti kita akan melakukan safari bersama yayasan, tim manajemen, dan pengurus untuk memberikan pendidikan di setiap Tempat Pelayanan Khas (TPK),” Adrianus saat kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke XIII yang berlangsung di Aula Efata Ruteng, Kamis, 30 Maret 2023

Adrianus mengatakan, koperasi adalah tumpuan menyejahterakan anggota. Oleh sebab itu semua unsur harus berjibaku untuk berjuang bersama menuju kemandirian koperasi.

Pendiri KSP Kopdit Ayo Mandiri, Tarsius Hurmali mengatakan, salah satu cara mencapai kemandirian dengan menabung dan menyimpan. Tentu tujuannya adalah selain anggota mampu menolong dirinya sendiri, ia juga menolong orang lain.

Tarsius berharap, semua orang mampu memahami dan menyadari hidup berkoperasi yang benar. Dengan begitu akan menggugah orang lain untuk bergabung ke KSP Kopdit Ayo Mandiri.

“Kewajiban anggota koperasi yang memahami tentang koperasi adalah memberi tahu. Sehingga, pentingnya memberikan kualitas anggota agar mereka menjadi pencerah di tengah masyarakat,” ucapnya.

Manajer KSP Kopdit Ayo Mandiri, Anggreny Florensia menyebut, selama tahun buku 2022 mengalami peningkatan aset sebesar 7 persen atau Rp1.681.190.458.

Sementara tahun buku 2021, total aset sebanyak Rp22.638.084.148. Jika ditotal hingga tahun buku 2022, aset KSP Kopdit Ayo Mandiri mencapai Rp24.319.274.606.

“Peningkatan ini (aset) kepercayaan anggota untuk simpan,” ucapnya.

Anggreny menerangkan, hingga Desember 2022 jumlah anggota KSP Kopdit Ayo Mandiri sebanyak 5.969 orang. Tahun ini pihaknya akan fokus peningkatan kualitas anggota melalui pendidikan, motivasi, dan pemberdayaan.

“Kualitas yang dimaksud bukan anggota rajin memberikan setoran, tetapi pemahaman anggota tentang koperasi dan keaktifannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini telah melayani pinjaman anggota sebanyak Rp9.581.881.000. Rinciannya, 45 pinjaman pendidikan, pinjaman produktif 40 persen, pinjaman kesehatan lima persen, dan pinjaman konsumtif 10 persen.

“Pinjaman ini tergantung kebutuhan setiap anggota. Yang penting kebutuhan anggota terpenuhi,” pungkasnya.

TERKINI
BACA JUGA