Kupang, Ekorantt.com – Pengurus Taekwondo Provinsi NTT menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) kepada 50 orang pelatih Taekwondo dari berbagai kabupaten/kota di NTT.
Diklat digelar di Aula Hotel Ima Kupang selama dua hari pada 6-8 Desember 2024. Diklat ini menghadirkan pelatih profesional dari Pengurus Pusat Taekwondo Indonesia.
Ketua Pengurus Taekwondo Provinsi NTT, Fransisco Besi menjelaskan, kegiatan Diklat pelatih Taekwondo NTT merupakan rangkaian kegiatan dari program kerja kepengurusannya.
Rangkaian kegiatan tersebut di antaranya, Diklat penguji daerah pada Juni 2023, dilanjutkan dengan Diklat wasit daerah. Kemudian pada Desember 2024 dilakukan Diklat pelatih daerah.
“Sehingga di NTT yang pertama melakukan rangkaian Diklat kepelatihan. Ini adalah rangkaian terakhir dan sudah komplit dari Pengurus Taekwondo NTT,” ujar Fransisco.
Ia berharap dengan adanya tiga rangkaian pendidikan dan pelatihan, para pelatih memiliki kualitas untuk mencapai target emas pada PON 2026 di NTT.
“Karena dukungan dari orang tua dan atlet itu percuma kalau SDM wasit dan pelatihnya tidak cukup,” ujarnya.
Ketua Panitia, Sabumnim Marsel Eoh mengatakan, selain sebagai bagian dari rangkaian program kerja pengurus NTT, kegiatan ini sekaligus untuk mengevaluasi kegiatan PON 21 Aceh-Sumut 2024.
Maksud tujuan dari kegiatan ini, kata Marsel, adalah agar pelatih memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan dalam metode kepelatihan.
Selain itu untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pelatih Taekwondo NTT menuju NTT emas pada PON 22 tahun 2028.
Di sisi lain, para pelatih didorong memiliki bekal wawasan di bidang olahraga khususnya Taekwondo dan Iptek olahraga.
Kemudian, memberikan pengalaman praktik dan penerapan model latihan di lapangan kepada pelatih khususnya pelatih Kyourugi dan peningkatan fisik atlet. Juga sebagai sarana komunikasi antar-pelatih Taekwondo di Provinsi NTT untuk menyamakan pola pikir dalam melatih.
“Fokus kegiatan yaitu pada metode dan model latihan fisik Taekwondo dan teknik Kyourugi sehingga dapat meningkatkan kualitas atlet menuju program NTT emas tahun 2028,” jelasnya.
Plh. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Davidson E. Ndun mengatakan, pemerintah mendukung kegiatan yang digelar Pengurus Provinsi Taekwondo NTT.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 juta kepada Pengurus Taekwondo Kota Kupang.
“Kita berharap dengan bantuan ini dapat membantu meningkatkan kualitas atlet dan pelatih,” tutupnya.