Disnakertrans Sikka Lakukan Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja di Empat Desa

Samador mengatakan bahwa sosialisasi merupakan langkah preventif untuk menghindari kasus-kasus penempatan tenaga kerja secara nonprosedural.

Maumere, Ekorantt.comDinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sikka terus gencar mensosialisasikan penempatan tenaga kerja Antar Kerja Antar Negara (AKAN) dan Antar Kerja Antar Daerah (AKAD).

Kegiatan ini menyasar empat desa yakni Desa Reroroja, Desa Hoder, Desa Kringa, dan Desa Lowa Lobo.

Kepala Disnakertrans Sikka, Valerianus Samador, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menginformasikan kepada calon pekerja migran terkait prosedur yang benar sebelum bekerja di dalam maupun luar negeri.

“Sosialisasi dilakukan agar masyarakat yang ingin mencari kerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri dapat mengikuti prosedur yang benar sesuai aturan yang berlaku,” ujar Samador saat sosialisasi hari kedua di Aula Kantor Desa Wairbleler pada Selasa, 25 Februari 2025.

Samador mengatakan bahwa sosialisasi merupakan langkah preventif untuk menghindari kasus-kasus penempatan tenaga kerja secara nonprosedural.

Menurutnya, kesiapan mental, fisik, dan keterampilan sangat penting bagi calon tenaga kerja agar dapat bersaing di dunia kerja.

Para calon tenaga kerja juga diwajibkan untuk melengkapi berbagai dokumen persyaratan seperti izin dari orang tua atau pasangan serta tanda tangan dari kepala desa atau lurah setempat.

“Kami juga mengimbau agar setiap pekerja melaporkan diri ke Disnakertrans untuk verifikasi,” kata Samador.

“Kami akan mengarahkan mereka ke perusahaan penempatan tenaga kerja yang resmi dan berizin sehingga keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan mereka terjamin,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Maria Walburga Hale, Pengantar Kerja Ahli Muda Bidang Informasi Kerja Disnakertrans Kabupaten Sikka serta sekitar 40 warga Desa Wairbleler dan tamu undangan lainnya.

TERKINI
BACA JUGA