Waspada Abu Vulkanik, Bupati Sikka Ingatkan Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini sekitar 14 menit 5 detik.

Maumere, Ekorantt.com – Dampak abu vulkanik dari gunung berapi Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, terasa hingga ke Maumere dan sekitarnya pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Demi menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago telah mengeluarkan imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Tampak abu vulkanik menempel di perabot rumah tangga, kaca mobil, dan rumah warga seperti kaca jendela, teras rumah dan jemuran pakaian. Warga lantas mengangkat perabot rumah tangga, jemuran pakaian, dan menutup bak penampung air bersih untuk menghindari abu vulkanik.

“Saya kaget bangun pagi langsung lihat banyak abu vulkanik yang menempel di kuali, dandang, piring, dan gelas. Abu juga menempel di bak mandi, pakaian,” tutur Maria, warga Jalan Brai, Kelurahan Waioti.

Erupsi Lewotobi Laki-laki terjadi pada Jumat pukul 01:05 Wita dengan tinggi kolom abu sekitar 18.000 meter.

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini sekitar 14 menit 5 detik.

Erupsi disertai suara gemuruh dan dentuman kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki.

Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas) dengan rekomendasi, masyarakat di sekitar gunung tidak beraktivitas apapun dalam radius 6 kilometer dan sektoral barat daya-timur laut 7 kilometer dari pusat erupsi.

Masyarakat diminta tenang dan tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Masyarakat di sekitar gunung diminta waspada potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

Masyarakat yang terdampak hujan abu mesti memakai masker untuk menutup hidung-mulut, menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago meminta masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

“Gunakan perlindungan diri seperti masker, kacamata pelindung, dan penutup kepala, hidung-mulut saat berada di luar rumah untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” kata dia.

Ia mengingatkan tutup rapat sumber air bersih, sumur dan penampungan air, untuk mencegah pencemaran abu vulkanik. Segera bersihkan tubuh, pakaian, dan peralatan setelah beraktivitas di luar ruangan.

Ia meminta untuk lindungi kelompok rentan (anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan) dengan membatasi paparan udara luar. Jaga kebersihan udara di dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela serta menggunakan penyaring udara bila tersedia.

“Jangan menyebarkan hoaks. Pastikan setiap informasi yang dibagikan berasal dari sumber resmi dan terpercaya,” pungkasnya.

TERKINI
BACA JUGA
spot_img
spot_img