Bank NTT Jadi Mitra Strategis Penyaluran KUR Nasional Mulai 2026

Maman menilai Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Kupang, Ekorantt.com– Pemerintah pusat resmi menetapkan Bank NTT sebagai mitra strategis dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mulai tahun 2026. Langkah ini diharapkan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Ini kesempatan besar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di NTT. Akses pembiayaan akan lebih dekat dan mudah dijangkau melalui Bank NTT,” ujar Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurahman saat menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang digelar di GOR Flobamora Kupang, Rabu, 29 Oktober 2025.

Dalam kesempatan yang sama, Maman menilai Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Program ini menjawab tantangan yang selama ini dihadapi pelaku UMKM, seperti perizinan PIRT, sertifikasi halal, dan SNI,” katanya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan bahwa seluruh pelaku UMKM mendapatkan kemudahan dan perlindungan hukum dalam berusaha.

Selain itu, Menteri Maman memberikan apresiasi khusus terhadap program NTT Mart yang digagas oleh Gubernur Melki Laka Lena.

Menurutnya, NTT Mart merupakan langkah inovatif untuk memajukan UMKM lokal.

“NTT Mart adalah ide cerdas yang menghadirkan wadah bagi produk-produk unggulan dari pelaku UMKM dan desa-desa di seluruh NTT. Kementerian UMKM akan terus mendukung program ini,” tegasnya.

Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementerian UMKM RI, Riza Damanik dalam laporannya menjelaskan, kegiatan festival ini melibatkan lebih dari 1.000 pelaku UMKM di seluruh NTT melalui rangkaian kegiatan seperti pendampingan, pelatihan, dan pameran produk lokal.

“Kami ingin mendorong UMKM agar lebih produktif dan memiliki ketenangan dalam berusaha karena telah memiliki legalitas usaha. Dengan legalitas ini, akses terhadap pembiayaan dan fasilitas pemerintah akan lebih mudah,” jelas Riza.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UMKM RI yang telah memilih Kota Kupang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro tahun 2025.

Ia mengungkapkan, sebanyak 80 UMKM terpilih turut hadir secara langsung menampilkan produk unggulan mereka dalam kegiatan festival tersebut.

“Kegiatan ini mendorong perkembangan usaha mikro di NTT. UMKM adalah motor penggerak, penjaga, dan pemutar ekonomi di NTT,” ujar Melki.

Ia menegaskan, kehadiran ribuan pelaku UMKM ini mencerminkan kekuatan ekonomi rakyat yang sesungguhnya.

“Hebatnya UMKM, membuat ekonomi berputar di seluruh NTT tanpa henti. Delapan puluh UMKM yang hadir di sini hanya perwakilan dari banyak pejuang ekonomi rakyat di seluruh pelosok NTT,” tambahnya.

Melki menekankan pentingnya membangun ekosistem nyata dan konkret bagi pengembangan UMKM di NTT melalui sinergi berbagai lembaga pemerintah dan sektor swasta.

“Saya percaya dengan kolaborasi yang kuat, keberpihakan negara terhadap UMKM di NTT bisa diwujudkan secara konkret. Sinergitas ini harus terus kita tingkatkan,” tegas Melki.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM di NTT atas kontribusi mereka dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

TERKINI
BACA JUGA