Labuan Bajo, Ekorantt.com – Sebanyak 168 personel dikerahkan dalam pencarian hari keduabelas terhadap warga negara asing (WNA) asal Spanyol pada Selasa, 6 Januari 2026.
Para personel tersebut merupakan unsur gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, Perhimpunan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM), Grahawisri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Barat hingga Komunitas Dive Labuan Bajo dan unsur gabungan lainnya.
“Selain itu, juga mengerahkan 18 Alut utama untuk menyisir pulau-pulau di Labuan Bajo,” ungkap Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman pada Selasa siang.
Dalam pencarian ini, Tim SAR Gabungan melakukan penurunan alat yaitu ROV dan Sonar, serta pengerahan Multibeam Sonar dari Institut Teknologi Bandung dan Multibeam Sonar dari Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan kapal KM Putri Sakinah di sekitar lokasi kejadian.
Meski cuaca mendung serta hujan saat pencarian, tetapi tidak membuat Tim SAR merasa kendur dan menyurutkan semangat mereka.
Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang pencarian dua WNA Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata Putri Sakinah di Labuan Bajo pada 26 Desember 2025 lalu.
Perpanjangan operasi SAR terhitung sejak 5-7 januari 2026 itu, diputuskan karena adanya penemuan korban kedua pada 4 Januari 2026.
Korban ditemukan pada pukul 08.47 Wita dalam keadaan sudah meninggal dunia.
“Proses pencarian kedua korban masih terus dilaksanakan Tim SAR Gabungan hingga pada sore hari ini,” pungkasnya.











