Labuan Bajo, Ekorantt.com – Pencarian ke-14 terhadap anak pelatih Valencia B Putri, Martin Carreras Fernando oleh Tim SAR Gabungan masih belum ditemukan atau nihil.
Martin dan ketiga anaknya tewas dalam tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Jumat, 26 Desember 2025 lalu.
“Terkait pencarian hari ke-14 hasilnya nihil,” kata Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman pada Kamis, 8 Januari 2026.
Ia berkata, kendala yang dialami pada saat pencarian adalah cuaca hujan dan arus air laut yang deras. Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melaksanakan pencarian.
Pada pencarian itu, keluarga korban ikut turun ke lokasi dengan menaburkan bunga di sekitar lokasi kejadian. Setelah itu, tim kemudian melanjutkan pencarian.
Fathur menambahkan, pihaknya juga menyisir kawasan mangrove dengan pertimbangan melihat arah arus menuju ke daerah itu.
“Kita memprediksi seluruh daratan yang ada di antara Pulau Padar, Labuan Bajo maupun Pulau Komodo, termasuk di daerah mangrove tersebut,” ucapnya.
Sejauh ini sudah tiga dari empat korban KM Putri Sakinah yang ditemukan.
Kapal tersebut membawa 11 orang, enam penumpang dan lima kru, termasuk kapten kapal.
Setelah meninggalkan Pelabuhan Labuan Bajo, KM Putri Sakinah berlayar dan singgah di Pulau Kalong.
Sekitar pukul 20.30 Wita, kapal itu meninggalkan Pulau Kalong menuju Pulau Padar di kawasan Taman Nasional Komodo.
Perjalanan berubah drastis ketika kapal mengalami mati mesin di tengah laut sekitar 30 menit setelah berlayar.
Tanpa mesin yang berfungsi, kapal tidak bisa bermanuver saat gelombang laut tiba-tiba meninggi dan menghantam kapal dua kali.











