Konser Kolaborasi Aura Music Course dan OMK Galang Dana Pembangunan Gereja Stasi Waigete

Band musik asal Maumere, MoodBreaker juga turut memeriahkan konser yang diselenggarakan di halaman Gereja Stasi Waigete itu.

Maumere, Ekorantt.com – LPK Aura Music Course (AMC) Cabang Waigete berkolaborasi dengan Orang Muda Katolik (OMK) Waigete mengadakan konser amal untuk galang dana pembangunan Gereja Stasi St. Fransiskus Asis Waigete pada Jumat, 16 Januari 2026 malam.

Band musik asal Maumere, MoodBreaker juga turut memeriahkan konser yang diselenggarakan di halaman Gereja Stasi Waigete itu.

Selain menggalang dana, Ketua Panitia Konser, Yosef Wilfridus menyebut, konser amal juga menjadi wadah bagi para siswa yang belajar musik liturgi di LPK Aura Music Course untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka sebagai calon organis gereja di masa depan.

Sama seperti konser-konser musik sebelumnya dari AMC, yang tampil sebagai organis adalah para siswa binaan dengan rentang usia 5-15 tahun. Konser ini melibatkan 40 organis cilik.

Konser bertema “Dari Waigete Menuju Betlehem” tersebut hendak merefleksikan peran para siswa AMC bersama OMK yang hadir dalam kesederhanaan dan penuh pengorbanan untuk gereja, sekaligus mengajak umat untuk turut terlibat dalam pembangunan iman, kata Heribertus Ama Doni, Pimpinan LPK Aura Music Course dalam sambutannya.

“Konser amal bukan hanya hiburan atau pertunjukan seni semata, melainkan juga ungkapan doa dan pengorbanan. Melalui musik dan nyanyian, kita semua diundang untuk turut membangun gereja, bukan hanya secara fisik, tetapi juga tentang membangun iman, persaudaraan dan kasih,” kata Erik Doni, sapaannya.

Erik mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas partisipasi aktif orang tua murid dan umat stasi Waigete serta para murid AMC dan OMK yang telah dengan giat berlatih sehingga konser tersebut bisa dilaksanakan.

Sementara itu, Pater Nuel, CSsR selaku pastor kapelan Paroki Watubala yang menaungi Stasi Waigete mengungkapkan rasa bangga dan berterima kasih atas terselenggaranya konser tersebut.

Konser berlangsung sangat meriah. Setiap lagu yang dibawakan mendapatkan tepukan tangan meriah dari penonton. Tak sedikit yang memberikan sumbangan di sela-sela pertunjukan.

Kepala AMC Cabang Waigete, Flo Lewar mengatakan latihan yang melelahkan dibayar dengan penampilan yang luar biasa.

“Mereka menampilkan hal yang sangat luar biasa. Saya membawa mereka dari nol. Refleksi saya, anak-anak seperti orang Majus. Mereka memberikan sumbangan untuk gereja lewat kelebihan yang mereka punya. Kelebihan yang mereka punya itu harus bisa memberi,” kata Flo.

Ia menambahkan, AMC selalu berusaha menjadi ruang tumbuh agar bakat bermusik anak-anak dapat terasah sejak dini, juga menjadi ruang pembentukan karakter agar mereka bisa bertumbuh dengan baik dan mampu memberi dari potensi yang mereka miliki.

Untuk diketahui, AMC memiliki lima cabang, yakni cabang utama di Maumere, cabang Kewapante, cabang Waigete, cabang Nita, dan cabang Ende. Kurikulum disusun untuk anak-anak bisa belajar bermain piano dan musik liturgi gereja agar mampu menjadi organis masa depan gereja.

TERKINI
BACA JUGA