Maumere, Ekorantt.com – Dua nelayan asal Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka dilaporkan hilang setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat baling-baling kapal motor patah di Perairan Paga pada Minggu, 25 Januari 2026.
Kedua nelayan diketahui bernama Anwar Mahmud dan Norisius Sapa. Mereka berdua dikabarkan tidak kembali setelah pergi melaut sejak Minggu sore.
Yosi, istri korban Norisius Sapa, mengaku suaminya bersama rekan nelayan pergi melaut sejak Minggu pukul 15.00 Wita dan belum pulang hingga sekarang.
“Jam setengah enam, suami saya telepon dari laut bilang baling-baling kapal motor terlepas, dan meminta tolong saya untuk mencari pemilik kapal motor untuk mengantar baling-baling kapal motor ke laut,” kata Yosi saat dihubungi dari Maumere pada Senin, 26 Januari 2026.
Pemilik kapal dan warga, Yosi melanjutkan l, bergegas ke laut untuk membantu suaminya. Tapi hal itu urung dilakukan karena cuaca buruk. Mereka baru melaut di pukul 22.00. Di saat yang sama, jaringan telepon di lokasi suaminya terputus.
“Waktu jam delapan malam sinyal masih ada. Tapi waktu jam 10 sudah tidak ada sinyal,” tutur Yosi.
“Mereka turun ke laut untuk mencari suami saya bersama temannya dari jam sepuluh tadi malam sampai jam tujuh pagi tadi Senin, 26 Januari 2026 tidak ketemu,” ujar Yosi.
Pemilik kapal motor dan beberapa nelayan memutuskan untuk kembali ke darat karena cuaca buruk dan kondisi belum makan.
“Setelah makan, mereka melanjutkan pencarian, namun hingga saat ini belum ketemu,” ujar Yosi.
Yosi dan keluarga memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Paga dan Basarnas Maumere.
“Saya sudah melapor ke Basarnas dan saat ini tim Basarnas dan Polsek Paga sedang melakukan pencarian,” ujar dia.











