Maumere, Ekorantt.com – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) berkomitmen mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui program tanggung jawab sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan vokasi.
PT HMSI kemudian menjalin kolaborasi strategis bersama Politeknik Cristo Re, Maumere, Nusa Tenggara Timur. Kolaborasi tersebut terjalin di bawah tema “CSR Hino Indonesia: Pengembangan SDM Unggul melalui Dukungan Sarana Pembelajaran Kendaraan Niaga”.
Seremoni penyerahan bantuan mesin dan komponen kendaraan Hino, dilakukan oleh Pieter Andre selaku Training Division Head PT Hino Motors Sales Indonesia bersama Iwan Gunarso, Direktur PT Indomobil Prima Niaga kepada RD. Doni Migo, Direktur Politeknik Cristo Re, Kamis, 5 Februari 2026, di Kampus Politeknik Cristo Re Maumere.
Hino Indonesia menyerahkan dukungan berupa satu unit mesin Hino 500 Series tipe J08C, transmisi MX 06, serta axle SH17 yang akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran praktik bagi mahasiswa pendidikan vokasi.
Mesin Hino J08C merupakan salah satu mesin andalan Hino untuk medium duty truck atau Hino 500 Series yang telah teruji ketangguhannya di berbagai sektor bisnis, mulai dari logistik, pertambangan, konstruksi, hingga transportasi jarak jauh.
Dengan tenaga besar, torsi optimal, serta daya tahan tinggi, mesin ini dirancang untuk menghadapi beragam kondisi operasional di Indonesia, termasuk medan berat dan jam kerja yang panjang.
Dipadukan dengan transmisi MX 6 serta axle SH17, rangkaian komponen ini mencerminkan filosofi Quality, Durability, and Reliability (QDR) yang menjadi fondasi utama produk Hino.
Training Division Head HMSI, Pieter Andre berkata, melalui program CSR dan Hino Vocational Partnership, Hino Indonesia berkomitmen untuk mendukung pengembangan kompetensi generasi muda agar siap menghadapi kebutuhan industri kendaraan niaga yang terus berkembang.
“Dukungan sarana praktik yang kami berikan diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami teknologi dan standar kerja di dunia industri secara langsung, sehingga mereka lebih siap saat terjun ke dunia kerjo,” ujar Pieter.
Hino Vocational Partnership Program (HVPP), sebuah inisiatif strategis Hino Indonesia yang dirancang untuk menjembatani kebutuhan dunia industri kendaraan niaga dengan dunia pendidikan vokasi.
Melalui program ini, Hino berupaya memastikan kesiapan tenaga kerja yang tidak hanya memahami aspek teknis dasar kendaraan niaga, tetapi juga memiliki kompetensi managerial sesuai standar industri, khususnya di bidang layanan purna jual, karena kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor kunci.
Direktur PT Indomobil Prima Niaga, Iwan Gunarso menambahkan, kesiapan SDM unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang otomotif kendaraan niaga merek Hino sangat dibutuhkan dalam memberikan layanan 3S (Sales, Service, Sparepart) yang dapat diandalkan untuk kepuasan pelanggan.
Politeknik Cristo Re dinilai memiliki potensi besar sebagai mitra pengembangan pendidikan vokasi di wilayah Indonesia Timur, khususnya di bidang pemeliharaan mesin otomotif.
Melalui dukungan sarana pembelajaran berbasis industri, mahasiswa diharapkan dapat memahami sistem kendaraan niaga secara lebih komprehensif dan aplikatif, sekaligus mempercepat proses adaptasi saat memasuki dunia kerja.
Direktur Politeknik Cristo Re Maumere, RD. Doni Migo mengatakan, kolaborasi dengan Hino Indonesia menjadi langkah strategis bagi Politeknik Cristo Re dalam meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan vokasi.
Ia berkata, dukungan berupa engine dan komponen kendaraan niaga yang digunakan langsung di industri sangat membantu mahasiswa untuk memahami sistem kerja kendaraan komersial secara nyata.
“Kami optimistis kerja sama ini akan memperkuat kompetensi lulusan agar lebih siap bersaing di dunia kerja,” ujar Doni.
Melalui program ini, Hino Indonesia berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak tenaga profesional yang kompeten dan siap kerja, sekaligus memperkuat peran industri dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan vokasi di berbagai wilayah Indonesia.
Ke depan, Hino berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi serupa sebagai bagian dari upaya membangun masa depan industri kendaraan niaga yang berkelanjutan.











