Bupati Sikka Gandeng Wartawan Bahas Sampah

Ia mengajak insan pers tidak hanya sebagai kontrol sosial, tetapi menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat.

Maumere, Ekorantt.com – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago mengadakan coffee morning dengan para wartawan yang tergabung dalam organisasi Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) di lantai 3 kantor Bupati Sikka pada Senin, 9 Februari 2026.

Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan organisasi perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sikka fokus pada pembahasan darurat penanganan sampah.

Juventus berkata, masalah sampah bukan lagi menjadi tugas pemerintah melainkan tugas bersama.

Ia mengajak insan pers tidak hanya sebagai kontrol sosial, tetapi menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat.

“Saya minta rekan-rekan wartawan, mari kita kampanye bersama soal buang sampah pada tempatnya. Isu sampah ini serius. Saya ingin media membantu saya dengan pemberitaan yang membangun,” ujarnya.

Juventus memaparkan, rencana strategisnya, termasuk perbaikan armada angkut, tempat pembuangan akhir (TPA), drainase dalam kota, serta pengelolaan sampah mulai dari tingkat RT/RW.

“Saya berharap semuanya berjalan dengan maksimal. Ini kota kita. Mari kita jaga bersama. Semua sarana, prasarana, dan fasilitas pengelolaan sampah kita akan perbaiki,” katanya.

Ketua Aliansi Wartawan Sikka (AWAS), Mario Sina menyambut baik inisiatif kegiatan coffee morning yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Pers Nasional (HPN) melalui dialog terbuka.

Menurut Mario, permasalahan sampah dan strategi pengelolaannya saat ini bukan lagi urusan kebersihan melainkan telah menjadi indikator utama martabat daerah.

Catatan AWAS sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, pemerintah daerah sudah bekerja keras mengatasi persoalan sampah melalui program ‘Jaga Nian Tanah’.

Namun masih terdapat berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan armada angkut, kesadaran masyarakat rendah, hingga minimnya edukasi kepada masyarakat.

Mario menegaskan, media siap mengawal kebijakan pemerintah daerah, terutama lingkungan hidup. Dan tetap kritis demi kepentingan masyarakat.

Dalam sesi diskusi, wartawan menyoroti penyempitan dan penutupan drainase di wilayah pertokoan. Minimnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya.

Perlu adanya edukasi masif pengelolaan sampah sejak dini. Kampanye sampah secara masif. Dan penegakan hukum kepada masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Keterbatasan armada angkut sampah, perbaikan TPA, dan titik lokasi dalam kota banjir, dan pembangunan sumur peresapan air.

Merespons saran dan kritikan dari wartawan, Bupati Juventus menyampaikan terima kasih atas masukan dan pikiran yang konstruktif.

Menurutnya, ide tersebut sangat bagus dan ke depan membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan sampah di Kabupaten Sikka dengan melibatkan seluruh stakeholder.

“Dengan pelibatan berbagai pihak, penanganan dan pengelolaan sampah tidak lagi bertumpu pada Dinas Lingkungan Hidup saja,” tegas Juventus.

Di akhir dialog, Bupati Sikka mengajak wartawan untuk mengikuti kegiatan Jumat Bersih bersama di beberapa titik di Kota Maumere.

TERKINI
BACA JUGA