Tim SAR Gabungan Selamatkan Tiga Pemancing yang Hilang Kontak di Perairan Rote Ndao

Pada pukul 07.00 Wita, salah satu korban sempat menghubungi istrinya dan menyampaikan bahwa perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin di Perairan Desa Diu, Kecamatan Pantai Baru.

Kupang, Ekorantt.com Tim SAR Gabungan menyelamatkan tiga pemancing di Perairan Desa Diu, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Sebelumnya, kapal motor yang  mereka tumpangi mengalami mati mesin dan sempat hilang kontak.

Ketiga korban tersebut antara lain; Meki Sina (50), Vander Sina (16), dan Riski Lai (14). Mereka berasal dari Desa Matanain, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 Wita tiga korban pergi memancing di Perairan Rote Timur.

Pada pukul 07.00 Wita, salah satu korban sempat menghubungi istrinya dan menyampaikan bahwa perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin di Perairan Desa Diu, Kecamatan Pantai Baru.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk meminta bantuan.

Merespons laporan itu, pada pukul 11.30 Wita, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Rote yang terdiri dari delapan personel langsung diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit Rescue Carrier dan satu unit Rubber Boat 30 PK, lengkap dengan peralatan SAR pendukung.

Untuk memperkuat pencarian, pada pukul 18.50 Wita diberangkatkan kapal negara KN SAR Antareja 233 dengan 19 ABK dan personel rescuer menuju lokasi kejadian.

KN SAR Antareja 233 tiba di lokasi pada pukul 21.20 Wita dan langsung melakukan koordinasi serta pencarian intensif. Upaya tersebut membuahkan hasil pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 08.30 Wita, ketiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Sepuluh menit kemudian, para korban dievakuasi ke atas kapal.

Setelah proses evakuasi, korban dibawa menuju Pelabuhan Papela dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

“Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup,” ujar Mexianus di Kupang, Rabu.

Mexianus menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat, antara lain Unit Siaga SAR Rote, Bakamla Kupang, Pos TNI AL, Polsek Rote Timur, BPBD Rote Ndao, serta keluarga korban atas kerja sama dan dukungan selama operasi berlangsung.

TERKINI
BACA JUGA