Maumere, Ekorantt.com – Kepolisian Resor Sikka mendalami penemuan jasad siswi SMPK Mater Boni Consili Ohe berinisial STN, 14 tahun, di Kali Watuwogat, Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka pada Senin, 23 Februari 2026.
“Saat ini keluarga korban telah membuat laporan Polisi di SPKT Polres Sikka,” ungkap Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, Selasa, 24 Februari 2026 pagi.
Ia mengatakan, saksi I dan II telah diambil keterangan di Sat Reskrim Polres Sikka.
“Tim Polres Sikka sedang melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat tersebut untuk mengungkap penyebab kematian korban,” ujar Leonardus.
Ia mengatakan, kejadian berawal pada Jumat, 20 Februari 2026, korban pergi ke rumah salah satu kerabat. Korban ke sana untuk mengambil gitar miliknya yang dipinjam sang kerabat.
“Hingga malam hari sekitar pukul 20.00 korban tak kunjung pulang. Sehingga keluarga korban mencari, bertanya kepada keluarga maupun kerabat tetapi tidak ditemukan,” ungkap Leonardus.
Keluarga korban membuat laporan kehilangan ke Polsek Kewapante pada Minggu, 21 Februari 2026. Polisi menindaklanjuti dengan melakukan pencarian bersama keluarga.
Leonardus menambahkan, pada Senin, 23 Februari 2026, sekitar pukul 14.00 Wita, keluarga korban melakukan pencarian.
Menurut keterangan saksi I, mereka mencari korban dengan menghubungi kakak sepupu melalui telepon, yang saat ini berada di Kupang guna menanyakan keberadaan korban.
Menurut informasi kakak sepupu, korban tidak jauh dari tempat rumah kerabatnya yang meminjam gitar, tepatnya di bawah kali.
Keluarga pun terus mencari korban di sekitar Kali Watuwogat dan menemui titik terang setelah tercium bau menyengat.
“Saat itu saksi I melihat sesosok jenazah yang diduga korban hilang sejak Jumat, 20 Februari 2026. Jasad tersebut ditemukan tertimbun di bawah tumpukan rumput dan kayu bambu yang dipalang,” kata Leonardus.
Saksi I kemudian berteriak memanggil saksi II dan keluarga. Mereka mengkonfirmasi ciri-ciri mayat tersebut.
Setelah itu, saksi I melapor ke Kepala Desa Rubit. Laporan diteruskan ke piket SPKT Polsek Kewapante pada pukul 15.00 Wita.
Kapolsek Kewapante bersama personelnya, serta tim Inafis Polres Sikka langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.
“Polisi mendatangi dan melakukan olah TKP, dan membawa korban ke Rumah Sakit Tc. Hilers Maumere,” jelas Leonardus.












