Maumere, Ekorantt.com – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur (FBT) yang meliputi Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata memastikan pasokan listrik aman selama Ramadan 2026.
Manajer PLN UP3 Flores Bagian Timur, Eko Riduwan mengungkapkan, pihaknya telah menyiagakan 127 personel pelayanan teknis (Yantek) serta mesin pembangkit untuk menjaga keandalan kelistrikan di wilayah Flores Timur selama Idul Fitri 1447.
Personel dan posko tersebar di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Maumere 58 petugas Yantek, 20 posko siaga kantor jaga dan satu posko ULP.
ULP Larantuka 17 petugas Yantek, empat posko siaga kantor jaga dan satu posko ULP. Kemudian ULP Adonara 25 petugas Yantek, tujuh posko siaga kantor jaga dan dua posko ULP, dan ULP Lembata 27 petugas Yantek, sembilan posko siaga kantor jaga dan satu posko ULP.
“Petugas kita siap standby, ketika ada aduan atau gangguan listrik di rumah padam, mereka segera meluncur ke lokasi atau ke pelanggan,” ujar Eko saat ditemui Ekora NTT di Kantor PLN Cabang Maumere, Jumat, 13 Maret 2026.
Kata dia, 127 personel yang disiapkan juga dilengkapi dengan peralatan penunjang di antaranya; lima unit mobil dinas gangguan, 22 unit motor, dan empat unit mobil UPS (Unninterrubtible Power Supply) sebagai sumber daya listrik cadangan sementara.
Empat mobil UPS terdiri dari satu unit berkapasitas 100 KVA, dua unit berkapasitas 10 KVA, dan satu unit berkapasitas 40 KVA.
Selain itu, genset sebanyak 14 unit, yang terdiri dari satu unit genset berkapasitas 135 KVA, dua unit genset 100 KVA, empat unit genset 40 KVA, satu unit genset 35 KVA, satu unit genset 20 KVA, 10 unit genset 5.5 KVA dan delapan unit genset 8.5 KVA.
“Personel ini difokuskan untuk menjaga kelistrikan pada fasilitas umum, masjid-masjid, lokasi keramaian, serta tempat perayaan hari raya. Selain itu, untuk mengamankan momen penting lainnya, seperti Salad Id di lapangan umum Kota Baru Maumere, perayaan Paskah, dan juga Semana Santa di Larantuka,” ungkap Eko.
PLN juga menyiapkan peralatan UGB (Unit Gardu Bergerak), yang berfungsi sebagai trafo sementara saat gangguan. UGB memastikan pasokan listrik tetap aman tanpa pemadaman lama.
“Kita siagakan petugas secara merata dari Kabupaten Sikka hingga ke kabupaten Lembata untuk menjamin pasokan listrik aman dan andal selama Ramadan Idul Fitri, serta untuk memberikan kenyamanan ibadah bagi masyarakat di wilayah Flores Timur,” ujar Eko.
Ia menambahkan, pohon menjadi penyebab dominan gangguan pada jaringan distribusi, baik berupa ranting yang menyentuh kabel maupun pohon tumbang yang merobohkan tiang.
“Pemadaman dilakukan untuk menjamin keamanan manusia dan hewan ternak dari bahaya listrik,” ujar Eko.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak memotong sendiri pohon yang dekat dengan jaringan listrik karena berisiko tinggi. Sebaiknya segera melapor ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile, jika menemukan pohon yang mendekati kabel.
“Nanti kita akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten untuk melakukan pemangkasan dan pembersihan,” kata Eko.












