Pemkab Ngada Minta Kopdit Sehati Perkuat Literasi Keuangan Anggota

"Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan koperasi mampu berkembang secara sehat, profesional, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi masyarakat," kata dia.

Bajawa, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Ngada meminta Kopdit Sehati untuk memperkuat literasi keuangan kepada anggota. Harapannya, anggota bisa mengelola keuangan dengan baik sehingga terwujud kemandirian ekonomi berbasis koperasi.

“Koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Ngada, Felisitas Killa saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kredit Sehati Tahun Buku 2025 di Aula MBC Bajawa, Sabtu, 14 Maret 2026.

Ia berharap koperasi tidak hanya menjalankan fungsi simpan pinjam, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan anggota melalui pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan kapasitas usaha, dan penguatan ekonomi keluarga.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya memperkuat koordinasi dan pendampingan terhadap koperasi melalui perangkat daerah terkait, termasuk melalui berbagai program pembinaan serta pengembangan kapasitas kelembagaan koperasi.

“Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan koperasi mampu berkembang secara sehat, profesional, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi masyarakat,” kata dia.

Senada, Ketua Pengurus Koperasi Kredit Sehati, Eduardus N. Sugi Watu mengatakan, koperasi memiliki peran penting sebagai ruang pendidikan dan pembelajaran bagi anggota dalam merencanakan dan mengelola keuangan secara bijak.

Melalui koperasi, anggota didorong untuk membangun kebiasaan menabung, merencanakan penggunaan pinjaman secara produktif, dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Ia berharap dukungan pemerintah terus diperkuat, khususnya dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pertumbuhan koperasi dan pengembangan usaha masyarakat.

Rapat Anggota Tahunan, kata Eduardus, merupakan forum tertinggi dalam organisasi koperasi. RAT menjadi ruang evaluasi kinerja pengurus sekaligus sarana bagi anggota untuk menentukan arah kebijakan koperasi ke depan.

“Forum ini memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan pelayanan kepada anggota, serta berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ngada,” tandasnya.

Eduardus juga memaparkan, Kopdit Sehati mengumpulkan aset Rp105 miliar pada 2025, mengalami peningkatan dari tahun buku 2024 sebesar Rp104 miliar. Sementara anggota per 31 Desember 2025 mencapai 21.772 orang.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada anggota, Kopdit Sehati memiliki empat kantor cabang pembantu di Kabupaten Ngada dan Nagekeo. Sementara untuk Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat baru dibuka kantor pos pelayanan.

Kopdit Sehati, kata Eduardus, berkomitmen memberi edukasi kepada anggota melalui literasi keuangan yang menyasar anggota dan calon peminjam. Edukasi itu berupa manajemen pengelolaan keuangan.

“Kita mendorong peningkatan ekonomi dengan menyalurkan kredit produktif maupun investasi masa depan dengan tetap memperhatikan kemampuan pengembalian,” pungkasnya.

TERKINI
BACA JUGA