Satu Warga Matim Dinyatakan Positif COVID-19 Sesuai Hasil TCM

Borong, Ekorantt.com – Satu warga Kabupaten Manggarai Timur dinyatakan positif COVID-19, sesuai Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Ben Mboi Ruteng, Sabtu (5/12/2020).

Menurut juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Manggarai Timur, Bonifasius Sai, pasien tersebut merupakan pelaku perjalanan dari Kupang.

“Ia datang dari Kupang bersama calon suaminya langsung ke kampung Mamba, Desa Paan Waru, Kecamatan Elar Selatan. Keduanya pulang kampung karena sang isteri hendak malahirkan calon bayi mereka. Ia dan suami saat ini sedang kuliah di salah satu kampus di Kupang,” katanya saat dihubungi Ekora NTT, Minggu (6/12) pagi.

Boni melanjutkan, beberapa hari lalu, keduanya berangkat ke Ruteng untuk melahirkan di RSUD Ben Mboi.  Di Ruteng, keduanya beristirahat di rumah keluarga sambil menunggu waktu persalinan.

Pasien itu masuk RSUD Ruteng pada Jumat (4/12). “Dan kemarin  sang isteri melahirkan bayi laki-laki,” ujarnya.

“Karena yang bersangkutan baru datang dari Kupang, pihak rumah sakit melakukan swab test dengan metode tes cepat molekuler (TCM). Tes pertama, invalid atau ragu-ragu. Karena masih ragu-ragu, pihak rumah sakit tes ulang, hasilnya positif Covid-19,” tambahnya.

TCM hampir sama dengan tes Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) yang menggunakan sampel lendir dari hidung atau tenggorokan untuk mendeteksi keberadaan virus. Metode pemeriksaan dengan TCM sama akuratnya dengan PCR karena bisa mengidentifikasi RNA dari SARS-CoV-2 meski dalam waktu relatif lebih singkat.

Boni mengatakan, saat ini pasien tersebut sedang diisolasi di RSUD Ben Boi Ruteng.

Dinkes Manggarai, kata Boni, menginformasikan hal itu ke Dinkes Manggarai Timur pada Sabtu (5/12). “Mereka meminta agar yang bersangkutan dijemput,” katanya.

Atas permintaan itu, kata dia, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Manggarai Timur akan  menjemput pasien tersebut dan akan menghantarnya ke kampung Mamba.

“Karena ada bayi, dia jalani isolasi mandiri di puskesmas Mamba. Nanti, pihak puskesmas yang akan melakukan perawatan sesuai SOP isolasi mandiri,” ungkap Boni.

Boni menjelaskan, sesuai ketentuan, Satgas COVID-19 Kabupaten Manggarai Timur akan melakukan tes swab terhadap semua orang yang pernah kontak erat dengan yang bersangkutan.

“Satgas COVID-19 Kabuapten Manggarai timur juga dalam 10 hari ke depan, akan menlaukan swab ulang terhadap yang bersangkutan  untuk dikirim ke laboratorium RSUD Prof. Dr. W.Z Johanes Kupang,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Manggarai Timur agar tidak perlu panik.

“Tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker saat keluar rumah, jaga jarak di tempat umum, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir,” tutupnya.(AR).

TERKINI
BACA JUGA