Kupang, Ekorantt.com – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjawab persoalan pembangunan daerah. Kali ini dengan menggandeng Solar Chapter, sebuah LSM yang fokus pada penyediaan air bersih berbasis teknologi dan pemberdayaan pemuda di wilayah tertinggal, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada Kamis, 10 Juli 2025, pertemuan antara pihak Undana dan Solar Chapter berlangsung di Gedung ICT Centre. Audiensi ini bukan sekadar ajang temu sapa, tetapi menjadi tonggak awal dari sebuah kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan aktor masyarakat sipil dalam menjawab tantangan keberlanjutan.
Langkah awal ini digagas untuk memperluas akses air bersih ke desa-desa pelosok melalui sinergi riset ilmiah, pelibatan generasi muda, dan pengembangan kapasitas masyarakat.
Dalam pemaparannya, Innovation Coordinator Solar Chapter, Nimrot Yacob Humau menyampaikan berbagai inisiatif yang telah dilakukan organisasinya.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemasangan pompa air tenaga surya di enam kabupaten NTT, sebuah pendekatan berbasis energi terbarukan yang semakin relevan di tengah krisis iklim.
Tak hanya itu, mereka juga memperkenalkan mengalir.co, sebuah platform berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pemantauan kondisi air bersih secara real-time.
Teknologi ini tak hanya menjadi alat bantu teknis, tapi juga sarana partisipatif yang mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan air secara berkelanjutan.
“Teknologi yang kami buat adalah penerapan dari sistem berkelanjutan yang sesuai dengan tagline kami #MengalirSampaiAnakCucu yang diwujudkan juga nantinya dengan pelatihan aktif kepada warga lokal,” jelas Nimrot.
Kolaborasi dengan Undana menjadi sangat penting dalam kerangka penguatan data, edukasi, dan penciptaan sumber daya manusia lokal yang mampu menjalankan sistem tersebut secara mandiri. Sinergi ini diharapkan bisa menjadi jembatan antara hasil riset dan kebutuhan nyata di lapangan.
Riset dan Data untuk Aksi Nyata
Research Analyst Solar Chapter, Ferry Ara menegaskan, pengembangan berbasis data adalah inti dari kolaborasi ini. Platform mengalir.co, katanya, berpotensi menjadi sumber data yang kaya untuk analisis akademik sekaligus advokasi kebijakan publik.
“Oleh karena itu kami sangat membutuhkan kolaborasi di sini apakah data kita bisa dipakai riset lain oleh dosen untuk pengabdian maupun mahasiswa yang mayoritas di NTT supaya mereka bisa berkarier melalui magang dan sebagainya sehingga kita bisa analisis bersama,” jelas Ferry.
Melalui kemitraan ini, Solar Chapter membuka pintu bagi mahasiswa Undana untuk terlibat langsung dalam kegiatan lapangan, baik melalui program magang, riset kolaboratif, maupun pengabdian masyarakat.
Tak berhenti pada teknologi dan data, pembangunan kapasitas menjadi fokus penting lainnya. Learning Center Coordinator Solar Chapter, Ni Ketut Alit Astuti menyampaikan bahwa program pelatihan teknis Solar Champions akan kembali digelar tahun ini.
“Harapannya di musim kedua ini mahasiswa Undana bisa terlibat di mana mereka akan mendapatkan ilmu langsung dari para praktisi,” ujarnya.
Program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis instalasi dan perawatan sistem air bersih, tetapi juga membentuk jaringan relawan muda yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Respons Positif
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana, Yefri C. Adoe menyambut baik inisiatif ini.
Ia menyampaikan kesiapan Undana untuk berperan aktif dalam kolaborasi dengan Solar Chapter.
“Prinsip kami adalah sangat menyambut baik dan sangat siap untuk bekerja sama,” ungkap Yefri.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini sangat sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat.
“Ini juga bisa menjadi pembelajaran buat mahasiswa bahkan dan pengabdian untuk tenaga dosen melalui pengadaan riset bersama-sama,” tegasnya.
Audiensi ini mencerminkan tekad bersama untuk menjadikan akses air bersih sebagai bagian dari keadilan sosial dan hak dasar setiap warga.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat posisi Undana sebagai agen perubahan di tingkat lokal, tetapi juga memperluas jangkauan Solar Chapter dalam membawa dampak nyata ke lebih banyak komunitas.
Dengan memadukan kekuatan riset akademik dan pengalaman lapangan, kemitraan ini diharapkan mampu memastikan bahwa air bersih benar-benar mengalir sampai anak cucu.