Pengurus DPC IpeKB Sikka Dilantik, Fokus pada Peningkatan Program Kependudukan dan Keluarga

Petrus Herlemus, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan pentingnya peran IpeKB dalam mendukung keberhasilan program kependudukan dan pembangunan keluarga di Kabupaten Sikka.

Maumere, Ekorantt.com – Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (DPC-IpeKB) Kabupaten Sikka masa bakti 2025-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan di Maumere pada Kamis, 31 Juli 2025.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah IpeKB Provinsi NTT, Nikodemus, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Sekretaris Dinas BKKBN Provinsi NTT Mikhael Yance Galmin serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus.

Petrus Herlemus, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan pentingnya peran IpeKB dalam mendukung keberhasilan program kependudukan dan pembangunan keluarga di Kabupaten Sikka.

“Ada empat aspek utama dalam IpeKB yakni, skill atau keterampilan. Skill ada dua, yakni hard skill dan soft skill. Skill sangat penting dalam dunia kerja. Untuk itu, penyuluh KB harus lebih kreatif dan lebih maju dalam melayani masyarakat,” jelasnya.

Menurut Herlemus, selain keterampilan, mindset atau cara berpikir juga memegang peranan penting.

“Mindset adalah cara berpikir kita untuk bagaimana memahami kualitas pribadi kita dan kualitas kompetensi kita serta bagaimana bertindak dalam melayani masyarakat,” kata dia.

Herlemus menambahkan, sikap (attitude) yang baik juga menjadi faktor penentu keberhasilan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pekerjaan dan hubungan sosial.

“Ketika seseorang memiliki skill, mainsed, dan attitude yang baik maka karakter yang terbentuk akan cenderung lebih positif, tangguh dan mampu beradaptasi dengan baik dalam berbagai situasi,” lanjutnya.

Herlemus mengingatkan bahwa sebagai organisasi profesi, IpeKB harus senantiasa menjaga harkat, martabat, dan kehormatan anggotanya.

“Sebagai organisasi profesi, IpeKB memiliki kewajiban menjaga harkat, dan martabat dan kehormatan anggotanya serta memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan anggota,” tegasnya.

Ketua DPC IpeKB Kabupaten Sikka yang baru dilantik, Elbert Selong Parera mengatakan tekad untuk menjadikan IpeKB sebagai ujung tombak dalam mendukung program pemerintah, khususnya Dinas P2KBP3A Kabupaten Sikka, dalam mewujudkan masyarakat Sikka yang sejahtera dan berkualitas.

“IpeKB Sikka siap menjadi ujung tombak pemerintah dan Dinas P2KBP3A Kabupaten Sikka untuk mewujudkan masyarakat Sikka yang sejahtera dan berkualitas,” ujarnya.

Setelah pelantikan, Dewan Pengurus DPC IpeKB Kabupaten Sikka akan segera menggelar musyawarah untuk merumuskan program kerja yang lebih terstruktur.

“Sebagai organisasi profesi maka kami bertanggung jawab terhadap maju mundurnya program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting baik dari pusat, provinsi, kabupaten maupun tingkat kecamatan,” ujar Elbert.

Elbert juga menyoroti pentingnya standardisasi kerja bagi penyuluh KB di tingkat kecamatan.

“Satu program strategis IpeKB Sikka yang akan dibuat yakni program standardisasi dari penyuluh KB di setiap kecamatan. Tujuannya supaya setiap penyuluh KB yang ditempatkan di setiap kecamatan akan merasa nyaman ketika bekerja di kecamatan tersebut,” jelasnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta hasil yang lebih optimal dari setiap penyuluhan yang dilakukan.

Ia juga berharap agar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat dapat memperluas jangkauannya hingga ke tingkat kabupaten agar program-program dari pusat bisa terkoordinasi dengan baik hingga di lini lapangan.

“Saat ini instansi vertikal BKKBN hanya berada di tingkat provinsi. Namun, di tingkat kabupaten, pengelolaan program KB sudah menjadi urusan otonomi daerah, kecuali untuk jabatan penyuluh KB yang bersifat vertikal,” kata Elbert.

TERKINI
BACA JUGA
spot_img
spot_img