Ruteng, Ekorantt.com – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menjalin kolaborasi akademik lewat penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Penandatanganan MoA dilakukan oleh Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Pastor Agustinus Manfred Habur dan Direktur Program Pascasarjana UNY, Siswatoyo di Ruang Teleconference Gedung Pascasarjana UNY pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Keduanya bersepakat untuk menjalankan kemitraan yang strategis dan berdampak luas bagi pengembangan institusi masing-masing.
“MoA ini membuka ruang luas untuk memperkuat atmosfer akademik kita. UNY siap menjadi mitra aktif dan strategis bagi Unika Santu Paulus Ruteng dalam berbagai bidang,” kata Siswatoyo dalam sambutannya.
Dalam nota kesepahaman ini, disepakati beberapa program utama, di antaranya pertukaran penguji luar untuk disertasi program doktoral, pertukaran dosen dan pelaksanaan kuliah umum, publikasi bersama dalam jurnal bereputasi, penelitian kolaboratif lintas institusi, program studi lanjut dan pengabdian kepada masyarakat (PKM), serta kajian pengembangan institusi dan kualitas SDM.
Kerja sama tidak hanya menargetkan aspek formal akademik, tetapi juga menyentuh aspek transformasi kelembagaan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Pastor Agustinus Manfred Habur menyambut baik penandatanganan kerja sama ini sebagai bagian dari proses transformasi institusional yang sedang dijalankan.
“Kami menyambut gembira sebagai bagian dari upaya transformasi Unika menuju universitas yang kolaboratif, transformatif, dan berdaya saing. Kami percaya, kemitraan ini akan memperkaya proses akademik dan pengembangan SDM di Nusa Tenggara Timur maupun secara nasional,” ungkapnya.
Menurut Romo Manfred, penandatanganan MoA memperkuat posisi Unika Ruteng dalam kancah pendidikan tinggi nasional, khususnya dalam penguatan kerja sama institusional yang berbasis nilai, mutu, dan keberlanjutan.
“Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen kedua institusi untuk mewujudkan kolaborasi akademik yang konkret, dengan dampak luas bagi pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas lulusan,” terangnya.