Maumere, Ekorantt.com – Kapal Le Jacques Carter tercatat sebagai kapal pesiar terakhir yang bersandar di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada penghujung tahun 2025.
Kapal pesiar berbendera Prancis itu sandar di Pelabuhan Laurentius Say Maumere pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Le Jacques Carter berlayar dari Alor menuju Labuan Bajo. Kapal pesiar ini membawa 103 penumpang dan 135 crew kapal.
General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa mengatakan, bersandarnya kapal pesiar ini sekaligus menandai penutupan musim kunjungan kapal pesiar asing ke Maumere tahun 2025.
Momentum ini semakin memperkuat posisi Kabupaten Sikka sebagai gerbang utama pariwisata di wilayah timur Pulau Flores, dengan potensi besar untuk terus berkembang di masa mendatang, kata Angga.
Selama singgah di Maumere, para wisatawan berkunjung ke objek wisata sanggar budaya Bliran Sina Watublapi, Kecamatan Hewokloang, dan sanggar budaya Doka Tawa Tana, Desa Umauta, Kecamatan Bola.
“Di lokasi tersebut, mereka menyaksikan atraksi proses tenun ikat, tarian tradisional, menikmati kuliner khas lokal, serta membeli produk kerajinan UMKM lokal. Mereka dibantu agen travel dari Maumere,” ujar Angga saat ditemui di Pelabuhan Laurentius Say Maumere, Minggu, 21 Desember 2025 malam.
Ia mengharapkan pemerintah daerah terus mengembangkan dan mempersiapkan destinasi wisata baru untuk mendukung kedatangan kapal pesiar asing, guna memaksimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
Ribuan Wisatawan Mancanegara Kunjung ke Maumere
Pelindo Maumere mencatat ribuan wisatawan berkunjung ke Pelabuhan Laurentius Say Maumere menggunakan kapal pesiar.
Angga menyebut, data kapal pesiar asing yang bersandar di Pelabuhan Laurentius Say Maumere ada enam kapal sampai dengan 22 Desember 2025.
“Total penumpang asing berjumlah 1.906 penumpang. Dengan rincian penumpang turun sebanyak 957 orang. Penumpang yang naik sebanyak 949 orang,” ungkapnya.
Menurutnya, selain menjadi momentum penting untuk mempromosikan pariwisata ke dunia internasional, sektor ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.
Pelindo sebagai badan usaha pelabuhan selalu konsisten memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan untuk menyambut kembali kedatangan kapal pesiar asing ke Maumere.
Menurut Angga, mendatangkan kapal pesiar asing merupakan upaya yang menantang. Pelindo optimistis tren positif kunjungan kapal pesiar asing akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Sebab itu, ia berharap pentingnya kolaborasi bersama stakeholder terkait, pemerintah daerah untuk menjaga ekosistem wisata, sehingga kedatangan kapal pesiar asing terus terjaga dan meningkat.











