Pohon Tumbang Hantam Rumah Warga di Leraboleng Flotim

“Kejadiannya begitu cepat. Tiba-tiba saja saya sudah jatuh di lantai dihantam dahan pohon beringin. Dalam beberapa menit, saya tidak sadarkan diri,” ujar Mikael di Leraboleng, Jumat siang, 16 Januari 2026.

Larantuka, Ekorantt.com – Sebatang pohon beringin tumbang dan menghantam rumah warga Desa Leraboleng, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur akibat angin kencang pada Senin, 12 Januari 2026. 

Rumah permanen milik Mikael Koli Kumanireng, warga Dusun II, Desa Leraboleng rata dengan tanah dan mengalami rusak berat. 

“Kejadiannya begitu cepat. Tiba-tiba saja saya sudah jatuh di lantai dihantam dahan pohon beringin. Dalam beberapa menit, saya tidak sadarkan diri,” ujar Mikael di Leraboleng, Jumat siang, 16 Januari 2026.

Mikael menceritakan, saat kejadian ia bersama istrinya sedang berada di rumah. Sedangkan anaknya di sekolah.

Setelah sadar pingsan, ia baru sadar rumahnya sudah ditutupi dahan, ranting, dan daun pohon beringin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kata Mikael.

Namun, seluruh sisa bangunan rumah seperti seng dan balok tidak bisa terpakai lagi karena sudah bocor dan patah. 

Begitu pula perabotan rumah tangga, peralatan elektronik berupa keyboard, televisi sebanyak tiga buah, dan seluruh isi rumah hancur ditimpa dahan dan ranting pohon. 

“Bagi saya, bukan soal barang-barang dan rumah yang saya miliki, saya tetap bersyukur sebab saya, istri, dan anak saya selamat,” ungkap Mikael. 

Kepala Seksi Kemasyarakatan Desa Leraboleng, Bartolomeus B. Hayon menuturkan, pemerintah desa dan warga setempat melakukan aksi solidaritas bersama, bergotong-royong membersihkan batang, dahan, dan ranting pohon beringin yang menimpa rumah warga. 

“Kami dari pemerintah desa dan warga di sini secara solidaritas membantu dengan apa yang kami punya dengan pengadaan sensor, bensin, dan membangun dapur darurat untuk korban,” tutur Bartolomeus. 

Bartolomeus mengatakan hingga saat belum ada bantuan yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur. 

“Kemarin sore ada tim BPBD datang ke sini untuk cek. Tapi, sampai sekarang belum ada bantuan yang turun,” ujarnya. 

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun Ekora NTT, angin kencang dan hujan lebat yang terjadi di Desa Leraboleng menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan. 

Selain peristiwa di Dusun II Desa Leraboleng, pohon juga menghantam sebagian rumah milik Agustinus Talis Moat, warga Dusun IV desa itu. Kerusakan yang terjadi berupa setengah bagian atap seng terbawa angin kencang.

Selain rumah, salah satu warga Desa Leraboleng atas nama Ria Makin (37) menderita luka pada bagian kepala akibat tertimpa dahan pohon kemiri. 

Korban yang mengalami luka-luka tersebut mendapat perawatan sebanyak 21 jahitan di Puskesmas Lewolaga.

TERKINI
BACA JUGA