Dukungan Anggaran Jadi Bukti Komitmen Pemkot Kupang Cegah Stunting

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan dan efektivitas program intervensi stunting.

Kupang, Ekorantt.com – Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat implementasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Perencanaan dan penganggaran yang cukup menjadi salah satu indikator komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan itu.

Salah satu wujud komitmennya, Pemkot Kupang melaksanakan pertemuan reviu aksi konvergensi dan aksi pelaksanaan 3A (penandaan anggaran tahun berjalan 2026) tahap 2 di Kantor Bappeda Kota Kupang, Selasa, 10 Februari 2026.

Rapat dipimpin Plt. Sekretaris Bappeda Kota Kupang, Imelda Fonyke Nange. Ia menyatakan, reviu ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh program stunting terintegrasi secara optimal dalam dokumen perencanaan daerah.

Menurut Imelda, pertemuan ini adalah bukti nyata komitmen Pemkot Kupang dalam memperkuat pencegahan dan percepatan penurunan stunting, khususnya dari aspek perencanaan dan penganggaran.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh aksi konvergensi benar-benar tercermin dalam program dan anggaran, serta dilaksanakan secara tepat sasaran,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa poin penting, antara lain penyelesaian monitoring dan evaluasi (monev) sebagai bahan pembahasan pra-Musrenbang tematik stunting, sekaligus reviu aksi konvergensi tahun 2025 dan penandaan anggaran tahun berjalan 2026.

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan dan efektivitas program intervensi stunting.

Selain itu, kata Imelda, Pemkot Kupang akan melaksanakan pra-Musrenbang tematik stunting pada bulan Februari 2026, yang disinergikan dengan Musrenbang tingkat kecamatan, sehingga perencanaan program stunting semakin responsif terhadap kebutuhan wilayah dan kelompok sasaran.

Ia menambahkan, penginputan data aksi konvergensi stunting kembali dibuka dan diperpanjang hingga 17 Februari 2026.

Imelda pun meminta seluruh OPD dan kecamatan untuk melakukan pembaruan data secara maksimal, dengan target penyelesaian penginputan pada Jumat, 13 Februari 2026. Hal ini penting untuk menjamin akurasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Melalui pertemuan ini, Pemkot Kupang menegaskan, perencanaan yang kuat dan data yang akurat.

Imelda juga bilang, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam mewujudkan percepatan penurunan stunting yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

TERKINI
BACA JUGA