Ngada Didorong Jadi Contoh Desa Ramah Anak dan Perempuan

Survei Kementerian PPA tahun 2024, sebanyak 25 persen perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual sepanjang hidupnya. Pelakunya merupakan orang terdekat.

Bajawa, Ekorantt.com – Menteri Pemberdayaan Perampuan dan Perlindungan Anak (PPA) Republik Indonesia, Arifa Fauzia mendorong Kabupaten Ngada menjadi pilot project atau proyek percontohan desa ramah anak dan perampuan.

Arifa bilang, desa layak anak dan perempuan  menjadi program prioritas yang digagas Kementerian PPA. Program ini bertujuan memberikan rasa nyaman pada anak dan perempuan di desa.

Untuk masuk dalam kategori desa layak anak dan perempuan, Kementerian PPA menetapkan beberapa indikator yang harus dicapai desa.

Indikator-indikator tersebut antara lain; pengorganisasian perempuan dan anak, data terpilah, Peraturan Desa (Perdes), pembiayaan desa, keterwakilan dalam perencanaan, pengasuhan berbasis hak anak, tidak ada pekerja anak, tidak ada perkawinan usia anak, pemberdayaan perempuan, dan tidak ada kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Untuk itu perlu sinergi antara dinas-dinas dan paling penting adalah keterlibatan masyarakat sendiri,” ujar Arifa saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ngada, Kamis, 12 Februari 2026.

Untuk mewujudkan rencana itu, Kementerian PPA akan mendorong penggerak yang berasal dari  elemen masyarakat mulai dari perempuan, remaja hingga tokoh agama.

“Sehingga perlu ada pelatihan sehingga ada pengerak ditingkat desa, ini yang sedang diinisiasi,” jelas Arifa.

Dalam kesempatan itu, ia juga membeberkan dari hasil survei yang dilakukan

Survei Kementerian PPA tahun 2024, sebanyak 25 persen perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual sepanjang hidupnya. Pelakunya merupakan orang terdekat.

Dari data survei juga mengungkapkan sebanyak 50 persen anak pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya.

Arifa berkata, anak dan perempuan rentan menjadi korban kekerasan karena faktor ekonomi, pola asuh keluarga dan media sosial.

TERKINI
BACA JUGA