Klaim Sukses Dipertanyakan, DPRD Minta Gubernur NTT Transparan Soal Data

Dia menyadari bahwa angka produksi petani dan nelayan saat ini meningkat, namun hal ini tidak ditunjang dengan daya beli masyarakat.

Kupang, Ekorantt.com – Klaim keberhasilan satu tahun kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) menuai sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT.

Anggota DPRD NTT Nelson Matara, meminta agar pemerintah provinsi lebih terbuka dan transparan dalam memaparkan capaian kinerja kepada publik.

Menurutnya, setiap pernyataan terkait keberhasilan pembangunan harus disertai data yang jelas, terukur, serta dapat diverifikasi. Hal ini penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang objektif mengenai kondisi riil daerah.

Dia menyoroti data stunting yang tidak disampaikan secara lengkap dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Satu tahun Masa Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT pada Jumat, 20 Februari 2026.

“Yang pertama itu, data stunting itu disembunyikan. Padahal angka stunting itu tinggi” ujar Neslon usai rapat paripurna kepada wartawan.

Hal lainnya yang disoroti adalah gubernur tidak menyampaikan dampak atau manfaat dari program nasional yang ada di NTT. Hal ini bisa dikatakan bahwa program nasional dan program gubernur tidak nyambung.

Dia juga menyoroti tentang kesuksesan gubernur menekan angka kemiskinan turun sebesar 1,52 persen poin dibandingkan dengan September 2024 sebesar 19,02 persen. Padahal menurutnya, turunnya angka kemiskinan ini tidak diikuti dengan jumlah angka stunting yang masih tinggi.

“Oleh karena gubernur harus jujur kepada rakyat soal data-data ini. Ini yang perlu saya komentar,” jelasnya.

Nelson menyentil pidato politik gubernur NTT tentang pertanian dan perikanan. Dia menyadari bahwa angka produksi petani dan nelayan saat ini meningkat, namun hal ini tidak ditunjang dengan daya beli masyarakat.

“Gubernur harus transparan dengan data-data. Tidak boleh disembunyikan kepada rakyat NTT,” tandasnya.

TERKINI
BACA JUGA