Ruteng, Ekorantt.com – Sebanyak 88 mahasiswa Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus di Kabupaten Manggarai menerima Sertifikat Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Andre Hugo Pareira.
Acara penyerahan berlangsung di kampus yang berbasis di Kota Ruteng, pada Sabtu, 1 Maret 2025, dengan masing-masing penerima beasiswa didampingi oleh orangtua mereka.
Hugo dalam sambutannya menjelaskan, program KIP bertujuan memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi, terutama bagi mereka yang terkendala biaya.
“Kami ingin memastikan bahwa adik-adik semua bisa terus belajar, meraih cita-cita, dan nantinya bisa kembali membangun daerah ini,” ujar Hugo.
Lebih lanjut, Hugo berpesan kepada para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Adik-adik (mahasiswa) adalah harapan bangsa,” tambahnya.
Hugo juga berharap agar program ini dapat diperluas dan menjangkau lebih banyak mahasiswa di seluruh Indonesia.
“Kami akan terus memperjuangkan akses pendidikan bagi anak-anak NTT,” tegasnya.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai, Aven Mbejak, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga menyatakan dukungannya terhadap program KIP.
Ia menyebutkan, program ini sangat membantu mahasiswa dalam mewujudkan cita-cita mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
“Semoga dana ini bisa digunakan dengan sebaik mungkin dan tidak disalahgunakan,” tegas Aven.
Mersiana Rusli Miranti, salah satu penerima beasiswa, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
Ia berkomitmen untuk lebih semangat dalam belajar tanpa khawatir akan biaya kuliah yang menjadi kendala sebelumnya.
“Saya akan memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.
Mersiana juga berharap agar program beasiswa ini dapat terus berlanjut dan membantu lebih banyak anak-anak yang hampir kehilangan harapan untuk mengejar cita-cita mereka.
“Semoga lebih banyak lagi anak-anak yang terbantu, terutama mereka yang kesulitan biaya,” tutupnya.
Program KIP diharapkan dapat berdampak positif bagi dunia pendidikan di Manggarai, terutama dalam membuka akses pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan.