Bajawa, Ekorantt.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Alfridus Bria Seran melantik Romilus Juji sebagai Ketua PMI Kabupaten Ngada periode 2025-2030.
Acara pelantikan dilaksanakan di aula Kantor Bappeda Ngada pada Selasa, 30 Desember 2025.
Alfridus mendorong pengurus yang baru mampu bekerja sama dengan semua pihak seperti pemerintah, LSM, komunitas masyarakat dan agama, dan lembaga pendidikan demi memastikan ketersediaan darah.
“Tidak ada keluhan masyarakat bahwa stok darah di PMI kosong. Kita mesti kolaborasi dengan semua lembaga untuk melakukan donor darah rutin dan berkala mendukung persediaan stok darah,” ujar Alfridus.
Kepastian ketersediaan stok darah dinilai sangat penting, sebab menurut Alfridus, Kabupaten Ngada cukup rentan terhadap berbagai ancaman bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, tanah longsor, rob, kekeringan, dan bencana kebakaran.
“Sedangkan di sisi lain, Kabupaten Ngada juga bagian dari ring of fire (cincin gunung api) seperti Gunung Inerie,” ujarnya.
Alfridus mendorong pengurus baru untuk segera melakukan peningkatan kapasitas relawan seperti pelatihan pertolongan pertama, assessment dan posko, gudang dan logistik, WASH, ambulans, dan lain-lain.
Romilus Juji menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Pengurus PMI Ngada, provinsi, dan relawan yang sudah memilihnya dalam musyawarah kabupaten (Muskab) PMI Ngada pada 28 Juni 2025 lalu.
“Momen pelantikan bukan sekadar seremonial semata melainkan hakikat organisasi dan sekaligus bukti pengesahan serentak pengakuan saya dan teman-teman lain menjadi pengurus selama lima tahun mendatang,” ungkap Romilus.
Ketua DPRD Ngada ini mengungkapkan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi sesuai ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta mendukung pemerintah dalam bidang penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Ngada, Alfian, mengatakan menjadi pengurus PMI merupakan panggilan jiwa untuk melayani sesama tanpa pamrih.
Atas nama pemerintah, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kesediaan jajaran pengurus. Kata Alfian, PMI adalah mitra strategis pemerintah dalam bidang pelayanan sosial kemanusiaan untuk mendukung respons bencana di wilayah tersebut.
“Tentunya, pemerintah akan terus mendukung kerja-kerja kemanusian yang akan dilakukan oleh PMI dan kita perlu membangun sinergitas bersama untuk membangun Kabupaten Ngada ini,” kata Alfian.











