Kantor Urusan Agama Adonara Tekan Pergaulan Bebas lewat Program Bimbingan Remaja

Secara umum, program ini untuk membekali siswa dalam meningkatkan kemampuan dan pemahaman mengenai kesiapan remaja menghadapi masa depan demi menekan pergaulan bebas dan pernikahan dini.

Larantuka, Ekorantt.com – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur, menyosialisasikan Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa SMP Negeri Panca Marga di aula sekolah tersebut, Jumat, 6 Maret 2026.

Secara umum, program ini untuk membekali siswa dalam meningkatkan kemampuan dan pemahaman mengenai kesiapan remaja menghadapi masa depan demi menekan pergaulan bebas dan pernikahan dini.

Kepala KUA Kecamatan Adonara, Sudarmin Bakir mengatakan, Program BRUS merupakan salah satu bentuk pembinaan remaja yang digagas Kementerian Agama untuk membantu siswa memahami tantangan kehidupan remaja, mulai dari pergaulan, pembentukan karakter hingga perencanaan masa depan.

Ia menjelaskan, program ini juga menekankan pentingnya pencegahan pernikahan dini melalui pemahaman mengenai batas usia perkawinan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam pemaparannya, Sudarmin menambahkan bahwa pada awalnya kegiatan BRUS dirancang khusus untuk siswa beragama Islam. Namun, pihak sekolah mengusulkan agar kegiatan tersebut dapat diikuti oleh seluruh siswa tanpa membedakan latar belakang agama.

“Kami sangat mengapresiasi sikap inklusif dari pihak sekolah. Pembinaan karakter remaja pada dasarnya adalah tanggung jawab bersama, sehingga nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat diterima oleh semua siswa,” ujar Sudarmin.

Wakil Kepala SMP Negeri Panca Marga, Asy’ari Hidayah Hanafi menegaskan, sekolah sengaja membuka kegiatan ini bagi seluruh siswa karena nilai-nilai yang disampaikan bersifat universal.

“Sekolah adalah rumah bersama bagi semua anak. Karena itu, setiap kegiatan yang bertujuan membangun karakter, tanggung jawab, dan kesiapan masa depan harus bisa diikuti oleh semua siswa tanpa melihat perbedaan latar belakang agama,” katanya.

Sudarmin juga mengungkapkan bahwa di wilayah Kabupaten Flores Timur, saat ini hanya KUA Kecamatan Adonara yang secara aktif melaksanakan Program BRUS.

Menurutnya, hal ini merupakan bentuk komitmen KUA Adonara dalam memberikan pendampingan preventif kepada generasi muda agar mampu menghadapi tantangan sosial, termasuk risiko pergaulan bebas dan pernikahan dini.

Secara kelembagaan, program BRUS berada di bawah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama dan merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 1012 Tahun 2022.

Program ini juga menjadi bagian dari gerakan BERANI (Bimbingan, Edukasi, Responsif, Anti Nikah Dini), yang mencakup BRUS untuk remaja usia sekolah serta BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah) bagi kelompok usia yang lebih dewasa.

Dalam kegiatan itu, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas dalam bentuk pemaparan materi dan diskusi interaktif. Beberapa siswa bahkan mengaku memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya merencanakan masa depan secara matang.

Jumadil Bakhtiar, siswa kelas VIII, mengatakan bahwa kegiatan tersebut membuka wawasan siswa tentang tanggung jawab dalam kehidupan.

“Kami jadi mengerti bahwa menikah itu bukan hanya soal suka sama suka, tetapi juga harus siap dari segi umur, pendidikan, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Agnes Deran Kian, siswi kelas IX, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena mengajak siswa berpikir tentang masa depan sejak dini.

“Materinya mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan kami sebagai remaja. Kami juga diingatkan untuk menjaga diri dalam pergaulan dan tetap fokus pada pendidikan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah dan KUA berharap pembinaan remaja tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi proses edukasi yang berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang matang secara moral, emosional, dan sosial.

Dengan sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan, pembinaan generasi muda di Kecamatan Adonara diharapkan semakin kuat dan mampu menjawab tantangan zaman.

Jurnalis Warga: Asy’ari  Hidayah Hanafi

TERKINI
BACA JUGA