Kupang, Ekorantt.com – Ratusan siswa dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur mengikuti kegiatan pendampingan Seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), TNI/Polri, dan sekolah kedinasan tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT ini berlangsung pada 12–13 Maret 2026 di Aula SMKN 2 Kupang.
Kegiatan diikuti 50 peserta secara tatap muka. Sementara 131 peserta lainnya. Mereka mengikuti kegiatan secara daring. Mereka adalah siswa dan guru pendamping dari seluruh kabupaten/kota di NTT.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mempersiapkan peserta didik agar mampu bersaing dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri, institusi TNI/Polri, serta sekolah kedinasan.
Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pembangunan pendidikan di NTT yang menargetkan lahirnya generasi muda yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
“Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik memiliki kesiapan akademik dalam mengikuti seleksi masuk PTN, TNI/Polri, dan sekolah kedinasan,” ujarnya.
Selain meningkatkan kesiapan akademik, kegiatan pendampingan ini juga memberikan pemahaman kepada siswa terkait jalur, mekanisme, serta strategi menghadapi berbagai tahapan seleksi pendidikan lanjutan tersebut.
Ambrosius juga meminta para kepala sekolah dan guru untuk melakukan pemetaan minat serta potensi siswa, khususnya bagi siswa kelas XII yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Ia menekankan bahwa pemetaan minat siswa sebaiknya sudah dilakukan sejak awal masa pendidikan di sekolah menengah.
“Pemetaan sebaiknya dilakukan sejak siswa masuk kelas X, sehingga guru dapat mengetahui kemampuan siswa sekaligus memberikan pendampingan pembelajaran yang tepat,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mendorong sekolah untuk menampilkan foto para alumni yang telah berhasil bekerja sebagai bentuk motivasi bagi para siswa. Kehadiran foto alumni tersebut diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk terus berusaha dan meraih cita-cita mereka di masa depan.












