Larantuka, Ekorantt.com – Seorang pemuda, II alias Igo (20), menjadi korban penusukan di Desa Duanur, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur pada Selasa, 24 Maret 2026 malam. Dada Igo ditusuk senjata tajam (Sajam) oleh pria berinisial O.
Warga lantas membawa korban ke Puskesmas Waiwadan untuk menjalani perawatan intensif. Igo mendapatkan tindakan medis dengan enam jahitan di bagian dada. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hendrikus Fernandez Larantuka, Ibu Kota Flores Timur, lewat penyeberangan kapal motor.
Ayah korban, Raden (60), mengatakan, terduga pelaku menikam putranya di rumah keluarga di Desa Duanur yang saat itu sedang menggelar doa bersama.
Raden bercerita bahwa O tak terima saat ditegur menggunakan knalpot racing alias bising. Suaranya dirasa mengganggu acara sunatan yang dibarengi dengan ibadah. Korban dan pelaku sempat beradu mulut dan fisik.
Terduga pelaku kemudian meninggalkan tempat itu. Tak disangka, O datang lagi, membawa benda tajam lalu menyerang Igo. Serangan itu membuat dadanya tertusuk.
“Anak saya tidak tahu dia datang. Mereka sempat baku pukul, tiba-tiba dia tusuk dengan barang tajam, tidak tahu itu pisau atau parang,” ujarnya kepada Ekora NTT pada Rabu, 25 Maret 2026.
Terduga pelaku melarikan diri. RI menduga pelaku telah menyusun rencana untuk mencelakai putranya dengan sajam.
Ia mengonfirmasi bahwa polisi telah menangkap dan menahan terduga pelaku di Mapolres Flores Timur. Sementara Igo masih dalam perawatan medis di rumah sakit.
“Saya sudah lapor ke polisi, di Polsek Adonara Barat. Polisi sudah tangkap dan sekarang di Polres,” tuturnya.
Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas, AKP Eliezer Kalelado, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi soal penanganan kasus tersebut.
Paul Kabelen












