Ruteng, Ekorantt.com – Aset Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Spirit Soverdia mengalami peningkatan 14,53 persen atau Rp1.238.508.415 selama tahun buku 2025.
Manajer KSP Kopdit Spirit Soverdia, Yuliana Nelci berkata, peningkatan itu dari aset sebelumnya senilai Rp7.281.835.046 pada tahun buku 2024.
“Di tahun buku 2025, aset mengalami kenaikan menjadi Rp8.520.343.461,” kata Yuliana di sela-sela Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XII KSP Kopdit Spirit Soverdia di Aula Paroki Cewonikit-Ruteng, Kabupaten Manggarai pada Kamis, 26 Maret 2026.
Menurut Nelci, KSP Kopdit Spirit Soverdia selama 2025 melayani pinjaman untuk 673 anggota. Sedangkan tahun buku sebelumnya melayani 536 anggota.
“Artinya, jumlah anggota yang mengajukan pinjaman tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ujarnya.
Ia berkata, Spirit Soverdia menyalurkan dana Rp3.850.664.000 bagi 673 anggota peminjam. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan tahun buku sebelumnya senilai Rp2.873.752.000.
“Ada beberapa jenis pinjaman; pendidikan, kesejahteraan, dan usaha,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Spirit Soverdia, Pastor Simon Suban Tukan berkata, tiga nilai utama membuat Spirit Soverdia terus bertumbuh, yakni kemandirian, solidaritas, dan tanggung jawab bersama.
“Prinsip- prinsip tersebut hanya bisa terlaksana jika semua pemilik koperasi ini sadar akan pentingnya kemandirian dan solidaritas serta berusaha untuk meneguhkannya,” jelasnya.
Karena itu, pendidikan atau penyadaran yang terus menerus menjadi jalan untuk memperkuat kemandirian, mengukuhkan solidaritas, dan mempererat kerja sama para anggota.
Dengan pendidikan, anggota bisa mengerti dan memahami tentang pentingnya bekerja sama menghimpun modal untuk menolong diri sendiri dan orang lain, memenuhi berbagai kebutuhan hidup, dan mengembangkan usaha yang mendukung tercapainya kesejahteraan hidup.
“Pendidikan juga adalah kunci untuk menghilangkan kesenjangan gender dan sosial, pendidikan mampu menciptakan kehidupan yang berkelanjutan, menciptakan daya saing yang sehat.”
Pastor Simon berkata, pendidikan calon anggota dan anggota menjadi salah satu bagian program kerja di tahun buku 2026. “Program lainnya membuka akses pasar untuk produk-produk anggota.”
Karena itu, Spirit Soverdia melakukan pengembangan jaringan usaha anggota melalui promosi. Menurutnya, pihaknya akan mengembangkan wilayah pelayanan ke Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur.
Kemudian menjangkau pula wilayah Kecamatan Satar Mese, Cibal, dan Ruteng, Kabupaten Manggarai. “Ada penambahan TPK (Tempat Pelayanan Keuangan) baru, anggota baru, dan ada penambahan modal koperasi,” pungkasnya.












