Terapkan Protokol Kesehatan, STFK Ledalero Selenggarakan UAS Pakai Sistem Shift

Maumere, Ekorantt.comMahasiswa STFK Ledalero dari tiga Program Studi (Prodi) yakni Filsafat, Teologi, dan Keagamaan Katolik mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) sejak 9 Desember 2020 hingga 22 Desember 2020. Ketua STFK Ledalero, Pater Dr. Otto Gusti Madung, SVD melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa UAS di STFK Ledalero sudah dan sedang berlangsung dengan menerapkan secara ketat protokol kesehatan.

Pater Otto Gusti mewajibkan segenap civitas akademika untuk bermasker, mencuci tangan, mengukur suhu badan, dan menjaga jarak aman.

“Di STFK Ledalero ujian dilaksanakan dengan tatap muka dan dimulai kemarin tanggal 9 Desember. Karena ujian dilaksanakan secara tatap muka, maka protokol kesehatan dipatuhi secara ketat. Jarak dijaga dalam ruangan dengan cara penerapan sistem shift. Para peserta ujian juga wajib kenakan masker. Ada pengukuran suhu badan ketika memasuki kompleks kampus,” demikian Pater Otto.

Senada dengan Pater Otto, Ketua Gugus Covid-19 STFK Ledalero, Pater Hendrik Maku, SVD manyampaikan bahwa pelaksanaan UAS di tengah pandemi Covid-19 merupakan bagian dari jihad di jalan Allah atau berjuang di jalan Allah.

Segenap civitas akademika STFK, kata Pater Hendrik, tidak hanya berjuang untuk menyukseskan UAS, tetapi juga, dengan pertolongan Allah harus berjihad mematuhi protokol kesehatan dalam rangka membatasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Pelaksanaan UAS di tengah pandemi adalah bagian dari Jihad fi sabilillah, berjuang di jalan Allah. Para mahasiswa tidak hanya berjihad untuk menguasai materi ujian dan mengerjakan semua soal ujian dengan baik, tetapi lebih dari itu, mereka juga mesti bisa bersinergi dengan pemerintah yang menyerukan pentingnya mematuhi protokol kesehatan guna membatasi penyebaran virus corona. Saya sendiri bersama para Satpam secara ketat melaksanakan protokol Covid-19. Kami bekerja setiap hari. Sebelum memasuki area kampus, semua mahasiswa, dosen dan para pegawai diwajibkan mengenakan masker, mencuci tangan, mengukur suhu tubuh dan menjaga jarak aman,” demikian ungkap pengajar Islamologi itu.

Yuven Fernandez

TERKINI
BACA JUGA