Kesaksian Agnes, Sembuh dari Penyakit TB MDR Berkat Minyak Kelapa Pintar

Maumere, Ekorantt.com – Agnes Yulita Yuniarti (24), ibu rumah tangga asal Maumere, Kabupaten Sikka tergerak menceritakan kisah nyata kesembuhannya dari penyakit Tuberculosis Multiple Drug Resistant (TB MDR).

Hal itu ia sampaikan melalui tayangan You Tube #Cerita Sahabat Pintar yang diunggah pada 5 Juli 2021.

Ia divonis mengidap penyakit TB MDR oleh medis setelah mengalami batuk disertai flek darah pada pertengahan Desember 2020 lalu.

Agnes dan suaminya Thomas Noning tak mengira diagnosa medis itu, karena usai pemeriksaan tidak ada tanda-tanda atau gejala lain yang menjurus ke penyakit TB.

“Saya kaget dan sepertinya tidak percaya. Karena dalam kurun waktu tersebut saya tidak pernah mengalami gejala seperti demam di sore hari dan batuk parah tetapi saya didiagnosa seperti itu,”kata Agnes.

Namun begitu, Agnes dan suaminya terus berupaya melakukan pemeriksaan atau check up. Pasangan suami istri ini meyakini karena medis memiliki keahlian dalam bidang kesehatan.

“Setelah pengecekan (check up), dari pihak puskesmas tidak memberikan istri saya obat. Lalu saya menganjurkan konsumsi obat alternatif,”kata Thomas.

Keduanya memutuskan pilihannya pada obat-obatan alternatif dengan mengkonsumsi Minyak Kelapa Pintar (MKP), hasil produksi Koperasi Pintu Air di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita.

Agnes setiap hari mulai rajin mengonsumsi MKP. Setelah check up dari tahap pertama hingga tahap keempat dokter menyatakan hasilnya negatif.

“Puji Tuhan berkat Minyak Kelapa Pintu Air saya sembuh dari penyakit TB-MDR,”tutupnya.

Berlindis Barek Lazar (29), petugas bagian Quality Control pada Rude Coconout Oil Production (PCP) Rotat (Foto: doc ist)

Berlindis Barek Lazar (29), petugas bagian Quality Control pada Rumah Produksi Minyak Kelapa Pintar atau Rude Coconout Oil Production (PCP) Rotat mengungkapkan Minyak Kelapa Pintu Air (MKP) diproduksi tanpa tambahan bahan kimia dan bahan pengawet lainnya sehingga aman dikonsumsi.

“Semua bahan baku yang digunakan adalah bahan alami jadi tidak perlu ragu untuk mengonsumsi Minyak Kelapa Pintu Air,” kata Lin, demikian ia disapa kepada Ekora NTT baru-baru ini.

Lulusan Fakultas Teknobiologi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini menuturkan sehari-hari tugasnya ialah menjaga kualitas minyak baik di level hulu berupa minyak mentah, maupun di level hilir berupa produk jadi Minyak Kelapa Pintu Air.

“Juga mengawasi proses produksi minyak di level hulu dan hilir. Serta menjaga higiene dan sanitasi lingkungan area rumah produksi,” terang Lin.

Yang menjadi andalan, tambah dia, MKP tidak mengandung kolesterol sehingga bisa dikonsumsi dan juga bisa dijadikan obat pemakaian luar maupun dalam.

“Minyak Kelapa Pintu Air tidak dicampur dengan bahan kimia sehingga dapat dikonsumsi sebagai obat. MKP ini juga multifungsi,”ungkap dia.

Yuven Fernandez

TERKINI
BACA JUGA
spot_img
spot_img