Maumere, Ekorantt.com – Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan yang semakin ketat, banyak orang mengira memulai usaha harus dengan modal besar.
Tapi siapa sangka, dengan hanya bermodalkan Rp100.000, Anda harus berani melangkah, membuka usaha, dan menantang nasib.
Di balik nominal yang terdengar kecil itu, tersimpan keberanian, kreativitas, dan tekad yang luar biasa.
Dari teras rumah, gang sempit, hingga media sosial, para pelaku usaha bermodal minim ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi.
KSP Kopdit Pintu Air kemudian berbagi tips mengembangkan usaha dengan hanya modal Rp100.000.
Mengutip Instagram-nya @kspkopditpintuair, koperasi yang berbasis di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur itu mengungkapkan, pertama, jualan Cilok dengan modal Rp80.000 dengan taksasi keuntungan sebesar Rp50-70 ribu setiap hari.
Kedua, jualan pulsa dengan modal Rp50-100 ribu dengan prediksi keuntungan Rp5-15 ribu/ transaksi.
Ketiga, jualan kue/snack dengan modal Rp100.000, bisa dijual ke tetangga, kantor, kampus, dan lain-lain.
Koperasi Pintu Air atau lengkapnya KSP Kopdit Pintu Air adalah salah satu Koperasi Simpan Pinjam – Kredit (KSP Kopdit) besar di Indonesia yang didirikan sejak 1 April 1995 di Dusun Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Nama “Pintu Air” dipilih karena di daerah asalnya ada mata air alami yang menjadi titik simpul distribusi air ke kampung dan kota Maumere. Filosofinya: koperasi ini menjadi pintu masuk bagi solusi pangentasan kemiskinan dan akses keanggotaan yang lebih luas.
Awalnya beranggotakan sekitar 50 orang petani, lalu merambat menjadi lebih dari ratusan ribu anggota dalam beberapa dekade.