Foto: Tribunnews.com

Maumere, Ekorantt.com – Manajemen Transmart, salah satu anak Perusahaan Lippo Group Jakarta, telah berulang kali menemui Bupati Sikka, Roby Idong untuk meminta izin usaha membuka mall di Maumere.

Hal ini dikatakan Bupati Roby saat berdiskusi dengan para Pengurus, Pengawas, dan Manajemen KSP Kopdit Pintu Air di rumah jabatan Bupati Sikka, Jalan Eltari Maumere, Senin (3/6) pagi.

 “Mereka sudah berulang kali minta supaya saya kasih izin, tetapi saya tolak karena akan berdampak mematikan usaha ekonomi riil masyarakat Kabupaten Sikka yang saat ini tengah bertumbuh,” katanya.

Menurut Bupati Roby, usaha mall masih bisa dikelola oleh masyarakat Kabupaten Sikka. Sebab, saat ini Pemerintah Provinsi NTT telah menginstruksikan agar semua bupati/walikota di NTT bersinergi dengan koperasi dalam membangun ekonomi kreatif.

“Pak Gubernur tekankan agar pemerintah harus membangun kerja sama dengan koperasi sehingga semua kebutuhan ekonomi di NTT bisa di-handle oleh koperasi. Makanya, saya tolak,” tandas Bupati Roby.

Pada kesempatan itu, Bupati Roby menawarkan agar Koperasi Pintu Air membangun mall di depan Polres Sikka atau di kawasan pasar tingkat Maumere di Jalan Raja Centis, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur.

“Saya tawarkan, kalau Pintu Air mau kelola, silahkan bangun. Yang penting manajemennya bisa diadopsi dari pihak lain. Saya yakin, kita bisa,” kata mantan Camat Nelle itu.

Menurut Bupati Roby, saat ini ada peluang untuk menciptakan wirausahawan yang akan menjadi investor lokal di Kabupaten Sikka. Namun, karena sumber daya manusia (SDM) masih terbatas, pihaknya akan terus mendorong dengan membangun kolaborasi dengan pihak yang berkompeten.

“Kalau kita sendiri belum bisa, maka kita harus berani berkolaborasi dengan pihak lain yang sudah maju. Saya akan tawarkan kepada investor luar. Apabila mau buka usaha di Maumere wajib berkolaborasi dengan investor lokal kita, yakni pembagian saham bersama,” paparnya.

“Selain itu kita pun harus ikut terlibat dalam sistem pengelolaan. Hanya dengan itu, kita pasti maju. Karena Kabupaten Sikka adalah kabupaten koperasi, kita harus  tangkap peluang ini untuk kelak mendiri,” kata mantan Sekertaris Sat Pol PP ini.

Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano dalam diskusi tersebut menyampaikan apresiasi atas tawaran bupati.

Wacana itu akan dibicarakan secara intens di jajaran Pengurus, Pengawas, dan Manajemen Pintu Air.

“Tawaran dan ajakan Bapak Bupati sangat berarti bagi kami. Wacana ini akan kami bahas di jajaran pengelola sehingga akan kami temui Bupak Bupati lagi. Kami pun berharap agar pemerintah senantiasa menjadi fasilitator dan regulator dalam usaha pengembangan ekonomi riil anggota,” terang  pensiunan pegawai BRI itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here