Bajawa, Ekorantt.com – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Ngada. 

Kali ini rumah Gregorius Due warga kelurahan Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat menjadi sasaran amukan si jago merah.

Kapolsek Golewa Ipda Stefanus Siga melalui rilis yang diterima Ekorantt.com Sabtu (12/10/2019) menjelaskan, pada pukul 18.00 WITA, penghuni rumah Gregorius Due bersama istri dan ketiga orang anaknya sedang mengikuti sembahyang bulan Maria di rumah Paulus Rai. 

Rumah Gregorius Due dan Paulus Rai terpisah jarak 50 meter. 

Sekitar pukul 18.30 WITA, saksi Yosep Ngole yang sedang berada di luar rumah tempat sembahyang berlangsung melihat kobaran api yang sangat besar.

Ia lantas berjalan mendekat ke arah sumber api. Pada saat itulah ia menyadari telah terjadi kebakaran di rumah Gregorius Due. 

Melihat itu, Yosep Ngole langsung berteriak minta tolong, memanggil masyarakat di sekitar tempat kejadian perkara. 

Berbondong-bondong, warga berusaha memadamkan kobaran api dan menyelamatkan barang yang masih berada di dalam rumah. 

“Masyarakat dan pemilik rumah berupaya untuk memadamkan api. Namun, karena kobaran api terlalu besar,  api tersebut sulit dipadamkan,” ujar Stef. 

Dikonfirmasi Stef, rumah yang terbakar itu adalah sebuah rumah semi permanen, berdinding pelupu bambu (naja).

Hal itu menyebabkan api cepat merambat ke seluruh badan dan atap rumah. 

Kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp.150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah ).

Sampai dengan saat ini, Polsek Golewa masih melakukan penyelidikan, untuk mencari penyebab kebakaran tersebut.

Belmin Radho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here