Para Mahasiswa PG PAUD Undana melakukan studi lapangan di Sekolah Alam Manusak, 6 November 2019

Kupang, Ekorantt.com – Sebanyak tiga puluh-an mahasiswa PG PAUD (Pendidikan Guru Pengembangan Anak Usia Dini) Universitas Negeri Nusa Cendana (UNDANA), Kupang mengadakan studi lapangan ke Sekolah Alam Manusak di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT pekan lalu.

Mereka datang untuk melihat secara langsung proses pembelajaran dan bermain yang dilakukan di Sekolah Alam. 

Dosen pendamping mata kuliah Metode Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini, Beatriks N. Bunga menyampaikan, kunjungan lapangan ini sangat penting bagi mahasiswa dalam rangka pengembangan metode outbound sebagai salah satu metode pengembangan fisik motorik anak. 

“Kami tahu, sekolah alam memiliki permainan lokal yang sangat ramah dengan konsep alam. Dengan demikian, kami bermaksud melakukan ke sini untuk melihat lebih dekat. Kami berharap setelah dari sini, mahasiswa bisa berpikir lebih kreatif dan inovatif dalam mendesign proses pembelajaran dan permainan ketika bersama anak-anak,” jelas Beartiks.

Dalam kesempatan itu, Ketua Himpaudi Kecamatan Kupang Timur, Pdt. Yetty Fangidae menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kunjungan belajar ini. 

“Kita memang harus terus melakukan inovasi pembelajaran di PAUD karena dasar pengembangan karakter dimulai dari tingkat pendidikan ini. Kita bersyukur sekolah alam memberi warna yang berbeda. Yang bisa memberi contoh pengembangan berbagai aspek perkembangan anak, baik berupa fisik-motorik, moral, bahasa, sosial-emosional, seni, dan juga matematika dasar,” demikian menurut Yetty. 

Yahya Ado, Pendiri Sekolah Alam Manusak mengucapkan terima kasih kepada Program Studi (Prodi) PG PAUD Undana atas terlaksananya studi lapangan ini. 

“Sebagai sekolah yang berbasis alam, kami sedang memulai inisiasi sebuah pembelajaran dan permainan dengan basis alam. Ini dimaksud untuk mendekatkan anak dengan lingkungan mereka. Bagi kami, alam adalah kehidupan, sekaligus sekolah buat mereka,” demikian tutur Yahya. 

Selain melakukan studi lapangan, para mahasiswa juga menikmati suasana sekolah alam dengan berfoto-foto dan melakukan outbound bersama. Sekolah ini dirancang tidak hanya sebagai wahana belajar, tetapi juga sebagai eko-wisata atau wisata pendidikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here