Senin, 25 Mei 2020

Menikmati Segarnya Es Buah di Lapak Mama Ina

- Advertisement -

Maumere, Ekorantt.com – Saat menyebut nama Es Buah, terlinga orang langsung ‘berdiri’. Bayangan tentang segarnya es buah terbayang di benak. Aroma buahnya seketika tercium. Apalagi cuaca panas seperti di Kota Maumere, butuh sesuatu yang segar untuk mengganjal rasa haus.

Lapak es buah Mama Ina bisa jadi pilihan. Lapak ini terletak di Jalan Don Thomas, Kota Maumere. Anda tidak akan kesulitan menemukan lokasinya. Dari perempatan lampu merah patung kuda-Maumere, Anda hanya berjalan kurang lebih 100 meter ke arah bawah. Sebuah lapak sederhana di samping pintu keluar Roxy Swalayan, tepat di bawah rindangnya pohon mangga, menyajikan es buah dengan beberapa olahan segar lainnya.

Sejak dirintis empat tahun lalu, kekhasan rasa es buahnya membuat lapak Mama Ina tak sepi pengunjung. Saat saya bertandang ke sana beberapa hari lalu, ia terlihat kewalahan melayani pembeli yang sedang mengantre. Kendati demikian, ia tetap cetakan meracik es buah pilihan pelanggan dengan penuh kesabaran.

Apa saja yang bisa Anda dapatkan di lapak sederhana ini? Mama Ina menawarkan tiga jenis minuman segar yaitu es buah, es pisang ijo, dan burjo alias bubur kacang ijo.

Untuk es buah, berbagai buah segar seperti alpokat, pepaya, melon dipadukan dengan susu kental manis, puding, sirup marjan, dan es batu. Buah-buahnya segar dan disajikan kapapun rasanya tetap segar. Satu cup-nya dibanderol dengan harga lima ribu rupiah.

Lapak Mama Ina juga menawarkan menu es pisang ijo. Es pisang ijo adalah menu yang paling laris terjual. Mama Ina biasa menyediakan menu yang satu ini dalam jumlah yang lebih banyak dibanding yang lain.

Es Pisang ijo adalah paduan pisang masak yang dibaluti kulit hijau, dengan adonan tepung santan, dicampur dengan mutiara, sirup marjan, susu kental manis, dan es batu. Sama seperti es buah, menu pisang ijo dapat Anda nikmati dengan membayar lima ribu rupiah saja.

Ada pula menu alternatif yakni bubur kacang ijo. Porsi besar dan harga bersahabat tidak hanya bikin siang panas Anda jadi menyegarkan tapi sekaligus mengenyangkan.

Lapak Mama Ina selalu dibuka setiap hari, dari pukul 11.00 sampai pukul 16.00. Tapi Mama Ina bilang, seringkali lapaknya ditutup cepat, sebelum pukul 16.00. Barang jualannya terjual habis.

Khusus pada hari Minggu, Anda yang berniat membeli, harus segera menuju lapak Mama Ina karena biasanya akan ada banyak pembeli yang datang. Daripada tidak kebagian, Anda harus datang lebih awal.

Tahun ini adalah tahun keempat Mama Ina berjualan es buah. Pelanggannya pun sudah banyak, mulai dari pegawai kantoran, mahasiswa, anak sekolah hingga ibu-ibu hamil yang sedang ngidam. Menurut Mama Ina, es buah yang ia racik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan es buah di tempat lain. Hanya saja ia selalu berusaha memperlakukan pembelinya dengan baik seperti menyapa dan bercerita.

Salah seorang penikmat es pisang ijo, Susan, mengaku “semua bahan bahan di es pisang ijo Mama Ina tidak pelit dan rasanya enak sekali”.

Ia sudah berkeliling Kota Maumere untuk mencoba es pisang ijo namun menurutnya yang paling enak adalah buatan Mama Ina.

Aty Kartikawati

TERKINI

Tindakan Penutupan Jalan di Hikong Melawan Hukum

Maumere, Ekorantt.com - Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya, Marianus Gaharpung mengatakan, tindakan sepihak penutupan jalan umum yang dilakukan oleh Kepala Desa Hikong merupakan tindakan...

Heboh Aksi Penutupan Jalan Negara Berujung Maut, Ini Penjelasan Kades Hikong

Maumere, Ekorantt.com – Aksi penutupan jalan negara Maumere-Larantuka, tepatnya di Desa Hikong, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka bikin heboh. Ekora NTT berkesempatan mewawancarai Kepala Desa (Kades)...

Hidup Berpindah-pindah, Lukas Lodan Sekeluarga Menumpang Gubuk Reyot di Urunpigang

Maumere, Ekorantt.com - Nahas memang nasib yang dialami oleh Lukas Lodan dan Marta Pewa. Pasangan suami istri dengan empat anak ini harus tinggal berpindah-pindah...

Akses Pasar Terbatas, Desa Detusoko Barat Kembangkan Inovasi ‘Dapur Kita’

Ende, Ekorantt.com - Ferdinandus Nando Watu, penggagas konsep ekowisata di Kabupaten Ende yang kini menjabat sebagai kepala desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende...

BACA JUGA

Heboh Aksi Penutupan Jalan Negara Berujung Maut, Ini Penjelasan Kades Hikong

Maumere, Ekorantt.com – Aksi penutupan jalan negara Maumere-Larantuka, tepatnya di Desa Hikong, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka bikin heboh. Ekora NTT berkesempatan mewawancarai Kepala Desa (Kades)...

Persekutuan Ebenhaezer Jakarta Bantu APD untuk Pemkab Ende

Ende, Ekoranntt.com – Persekutuan Ebenhaezer Jakarta menunjukkan aksi kemanusiaan dengan membantu langkah Pemkab Ende dalam menangani badai Covid-19. Persekutuan Ebenhaezer Jakarta memberikan paket Bantuan berupa...

Setia Menjaga Perbatasan

Maumere, Ekorantt.com - Pandemik Covid-19 telah melanda lebih dari 200 negara di dunia termasuk Indonesia. Sejumlah upaya telah dan sedang dikerjakan untuk mengobati dan...

Imbas Covid-19, Ketahanan Pangan di Desa Beamese Tidak Stabil

Ruteng, Ekorantt.com – Ketahanan pangan selama pandemi Covid-19 di Desa Beamese, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai tidak stabil. Hal ini terjadi lantaran pasaran hasil komoditi...

Akses Pasar Terbatas, Desa Detusoko Barat Kembangkan Inovasi ‘Dapur Kita’

Ende, Ekorantt.com - Ferdinandus Nando Watu, penggagas konsep ekowisata di Kabupaten Ende yang kini menjabat sebagai kepala desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende...

Kapan Kita Sekolah Lagi Ibu?

Maumere, Ekorantt.com - “Kapan kita sekolah lagi Ibu? Kami mau ke sekolah bermain dengan teman-teman. Kami sudah bosan di rumah”. Sekilas ungkapan polos dari anak-anak...

Pemkab Nagekeo Pesan 1.800 Unit Alat Rapid Test

Mbay, Ekorantt.com - Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui tim gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 memesan 1.800 unit alat rapid test. Juru Bicara Tim Gugus Tugas...

Mantan Kades Lela Harus Diproses Hukum

Maumere, Ekorantt.com – Tidak berhenti pada pencopotan, Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya), Marianus Gaharpung mendesak agar mantan Kepala Desa Lela, Frederich Frans Baba...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here