Minggu, 5 Juli 2020

Panen Raya di Desa Woloau, Stok Beras di Ende Aman Kala Pandemi

- Advertisement -

Ende, Ekorantt.com – Kelompok Tani Mekar Baru di Desa Woloau, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, NTT boleh berbangga. Di tengah badai Covid-19, petani yang tergabung di dalamnya memetik hasil panen padi yang melimpah.

Ketua Poktan Mekar Baru, David Dode menuturkan, wabah corona memang menyakitkan. Semua orang tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi syukurnya, hasil panen musim ini tidak mengecewakan.

“Syukur bahwa di tengah pandemi virus corona ini, hasil panen padi di sini sangat memuaskan”, ujar Dode di lokasi panen pertengahan Mei lalu.

Hasil panen, ujar Dode, rata-rata 7 ton setiap hektarenya. Melimpahnya hasil panen tidak terlepas dari semangat para petani sejak masa tanam, perawatan hingga masa panen.

“Kita sebagai petani punya tanggung jawab menjaga stok pangan. Kalau kami ikut terus berdiam diri di rumah dan tidak mengolah lahan, lalu siapa yang akan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” tandas Dode.

Keseriusan petani dan penyuluh pertanian diakui oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Maurole, Romanus Sait. Walaupun berhadapan dengan pandemi global, semangat para petani tak kendur.

Romanus menegaskan, peran petani di tengah pandemi sangat dibutuhkan demi menjaga kestabilan stok beras.

“Desa Woloau merupakan salah satu lumbung padi Kabupaten Ende. Untuk itu, penyuluh bersama petani tetap berusaha agar stok pangan di Kabupaten Ende tetap terpenuhi,” ujar Romanus.

Perbanyak Benih

Melihat hasil panen yang melimpah, Dinas Pertanian Kabupaten Ende akan memperbanyak benih untuk kepentingan musim tanam mendatang.

Kepala Dinas  Pertanian Kabupaten Ende, Marianus Alexander mengatakan, benih padi akan diperbanyak di dua wilayah kerja BPP, yakni di Kecamatan Wewaria seluas 25 hektare dan di Kecamatan Maurole seluas 5 hektare. Benih nantinya akan disertifikasi dan disiapkan untuk petani di Kabupaten Ende.

“Kalau sudah ada sertifikatnya akan dibagikan ke kelompok tani dan masyarakat Kabupaten Ende,” sebut Alexander.

Di samping itu, hasil panen yang ada mampu menutupi kekurangan stok beras di Kabupaten Ende. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Matilda Gaudensia Ilmoe mengakui bahwa stok beras di Ende mengalami kekurangan  200 ribu ton pada bulan Maret hingga Oktober 2020.

Gaudensia meminta kepada petani untuk tidak menjual padi ke pedang luar daerah. Langkah ini dilakukan demi menjaga ketahanan pangan selama wabah Corona masih melanda.

“Saya berharap agar para petani tidak menjual gabah atau beras kepada para pedagang di luar daerah sehingga ketahanan pangan kita pun tidak mengalami kekurangan, khususnya pula selama wabah corona ini masih ada,” pungkas Gaudensia.

TERKINI

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Hidupkan Geliat Ekonomi, Desa-Desa Wisata Diminta Kembali Dibuka

Jakarta, Ekorantt.com – Demi menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa...

Miliki Laboratorium TCM, RSUD Tc Hillers Maumere Prioritaskan ODP dan PDP

Maumere, Ekorantt.com - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo didampingi Wakil Bupati, Romanus Woga meresmikan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah...

Sebut Flores Bukan Wilayah Karts yang Dilindungi, Bupati Agas: Entah itu benar atau tidak, saya bukan ahli geologi

Borong, Ekorantt.com - Dalam dialog dengan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak pabrik semen dan tambang batu gamping di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba...

BACA JUGA

Waspada Hoax Ajakan Penarikan Dana di Perbankan

Jakarta, Ekorantt.com -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat mewaspadai beredarnya informasi hoax di sosial media yang mengajak untuk melakukan penarikan dana di perbankan....

Hari Bhayangkara Ke-74 di Sikka, Dari Baksos Hingga Penerbitan SIM Gratis

Maumere, Ekorantt.com - Menyambut Hari Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020, Polres Sikka telah menggelar serangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos), diantaranya; donor darah, ziarah...

Miliki Laboratorium TCM, RSUD Tc Hillers Maumere Prioritaskan ODP dan PDP

Maumere, Ekorantt.com - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo didampingi Wakil Bupati, Romanus Woga meresmikan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah...

Urus Sampah Kota, Pemkab Ende Kekurangan Petugas Penyapu Jalan

Ende, Ekorantt.com – Persoalan sampah di wilayah perkotaan selalu menjadi sorotan. Demikian yang dialami juga di Kota Ende, Kabupaten Ende. Setiap harinya, Kota Pancasila menghasilkan...

Temu Media di Ende, BPJS Kesehatan Sosialisasi Penyesuaian Iuran

Ende, Ekorantt.com - Presiden Republik Indonesia menetapkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 pada 5 Mei 2020 lalu. Perpres ini merupakan perubahan kedua atas...

Johnny Plate Minta Masyarakat Manfaatkan Internet Desa untuk Kegiatan Produktif

Larantuka, Ekorantt.com - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia, Johnny G. Plate meminta masyarakat desa agar memanfaatkan akses internet untuk kegiatan produktif. Hal...

Sebut Flores Bukan Wilayah Karts yang Dilindungi, Bupati Agas: Entah itu benar atau tidak, saya bukan ahli geologi

Borong, Ekorantt.com - Dalam dialog dengan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak pabrik semen dan tambang batu gamping di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba...

Gubernur Laiskodat Minta Pemkab Ende Perbanyak Festival Pariwisata

Ende, Ekorantt.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta Pemerintah Kabupaten Ende untuk memperbanyak festival yang bernuasa pariwisata. Gubernur Laiskodat saat melakukan kunjungan kerja di...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here