Kelas Menyelam bagi Pegiat Pariwisata di Flotim: Misi Edukasi dan Promosi Pariwisata

Larantuka, Ekorantt.com – Bekerja sama dengan Maumere Divers Community (MDC), Dinas Pariwisata Flores Timur mengadakan kelas menyelam (diving) profesional bagi 23 pegiat pariwisata selama dua pekan, 17-31 Juli 2021.

Pelatihan berlangsung di beberapa titik yakni di Patai Wure Adonara, Pantai Besar Larantuka, Panti Meko, dan Pantai Waibalun. Lokasi yang dipilih merupakan lokasi yang tidak terlalu banyak karang sehingga meminimalisir risiko kerusakan terumbu karang.

Mulanya, para peserta mendapatkan materi berupa teori, lalu praktik menyelam. Praktik menyelam untuk kelas penyelam rescue, dilakukan di kedalaman 28 meter dan kelas open water di kedalaman 18 meter.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, Petrus Pemang Liku mengaku, pelatihan bagi para penyelam sudah menjadi program pemerintah.

Menurut Pemang Liku, program ini bertujuan untuk melatih generasi muda Flores Timur untuk menjadi penyelam andal dalam menghadapi berbagai kepentingan seperti pengembangan promosi pariwisata dan juga keselamatan laut.

iklan

“Kita harus mampu menjadi pelaku sendiri dalam mengexplore seluruh keindahan alam bawah laut Flores Timur, termasuk mempunyai tim penyelamat yang andal. Mereka dididik hingga menjadi mentor atau instruktur bagi generasi berikut sesudah ini, dan mampu mengembangkan kesadaran masyarakat untuk mencintai alam bawah laut. Kami serius memberi pelatihan bagi mereka untuk menjadi penyelam andal,” tutur Pemang Liku.

Pemang Liku menambahkan, materi lain yang diberikan adalah pemotretan bawah laut. Hal ini menjadi bagian dari upaya promosi wisata bahari Flores Timur.

“Mereka tidak hanya asal menyelam untuk kesenangan atau semata-mata pelatihan, tapi ada misi edukasi tentang lingkungan hidup bawah laut dan pariwisata,” katanya.

Instruktur Diving dari Maumere Divers Community, Yohanes Saleh mengakui bahwa potensi kekayaan bahari Flores Timur sangat luar biasa.

“Kami bangga dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur karena mulai memandang komunitas diving sebagai sesuatu yang dibutuhkan dalam pengembangan pariwisata dan konservasi alam bawah laut,” ujarnya.

Saleh menuturkan, regenerasi penyelam sudah mulai dilakukan oleh pemerintah Flores Timur dan ke depannya harus tetap diperkuat.

Ia berharap, para penyelam Flores Timur yang telah dilatih, bisa membentuk komunitas diving Flores Timur guna menjawab kebutuhan pengembangan pariwisata. Di sisi lain, bisa mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam bawah laut.

Yurgo Purab

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA