Thomas Dohu Komit Jadikan Manggarai sebagai Penyangga Pariwisata Labuan Bajo

Penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diraih selama ini memang perlu dipertahankan setiap periodisasi kepemimpinan.

Ruteng, Ekorantt.com Bakal calon bupati Manggarai Thomas Dohu menawarkan sejumlah program ketika dirinya terpilih sebagai pemimpin di Kabupaten Manggarai lima tahun ke depan.

Program utama, kata dia, adalah menjadikan Manggarai sebagai penyangga utama pariwisata untuk mendukung pariwisata super premium Labuan Bajo.

“Dan itu menjadi leading sector kami untuk memperkuat mulai dari produksi yang kita sebut sebagai sistemisasi produk dalam memperkuat penyangga utama pariwisata Labuan Bajo,” kata Thomas ketika mendaftar ke Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional pada Sabtu, 20 April 2024.

Ia mengklaim punya data bahwa kebutuhan hortikultura sayur-sayuran setiap hari di Labuan Bajo sebesar 4 ton.

iklan

Data ini menunjukkan ketersediaan sayur di Labuan Bajo saja tidak cukup, harus disuplai dari luar, bahkan ada yang dari luar NTT.

Potensi dukungnya, kata dia, seperti alam, cuaca, tanah, dan lain sebagainya. Tetapi yang perlu dijamin adalah ketersediaan sayur.

“Kita memiliki wilayah-wilayah tertentu, ada yang di tepi pantai dan ada yang di pegunungan,” jelasnya.

Thomas berpendapat, untuk menjamin kontinuitas itu harus dibangun melalui gagasan, lalu dikendalikan dalam satu aplikasi yang terintegrasi dalam memberikan informasi secara keseluruhan terhadap 171 desa dan kelurahan di Manggarai.

Misalkan, “apa saja potensi yang dimiliki, kemudian dimasukkan dalam zonasi -zonasi yang perlu dikembangkan.”

“Sehingga Manggarai penting menyiapkan hal itu,” terangnya.

Bangun Tim Penyelenggara Pemerintah

Thomas juga menekankan pentingnya membangun tim penyelenggara pemerintahan untuk mendukung program-program yang dimaksud.

Hal tersebut dimulai dari birokrasi sebagai organisasi perangkat daerah, juga sebagai mesin penggerak pemerintahan.

“Apa yang diukur dari situ? Yang pertama nanti kalau kita melaksanakan penataan kelembagaan dan tata pemerintahan, target atau indikator yang akan dicapai terkait nilai akuntabilitas kinerja,” ujarnya.

Hal tersebut yang menurut mantan Ketua KPU NTT itu sudah menjadi standar dan terukur.

Kemudian opini penilaian BPK. Penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diraih selama ini memang perlu dipertahankan setiap periodisasi kepemimpinan.

Lalu ada indeks reformasi birokrasi, salah satunya yakni manajemen perubahan, termasuk poin-poin lain yang terdapat di dalamnya.

“Itu akan memperkuat kinerja kelembagaan yang akan melaksanakan program seperti apa yang saya sebut tadi,” terangnya.

Selain program, hal yang perlu disiapkan adalah sumber daya pejabat eksekutif seperti birokrasi. Para birokrat harus diperkuat sistemnya, rekrutmennya, pembinaannya, pelatihannya, dan penguatannya.

“Ada juga program lainnya yang tentunya karena saya mengajukan diri sebagai bakal calon bupati,” tukasnya.

Daftar ke PAN dan Demokrat

Thomas mendaftar ke Sekretariat Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat.

Ia memberikan apresiasi atas proses yang telah disiapkan kedua partai ini dalam menerima pihaknya saat proses pendaftaran.

Bagi dia, setiap partai politik memiliki mekanisme dan prosedur dalam menjaring dan menentukan bakal calon yang hendak berkompetisi.

“Kami siap mengikuti proses ini dengan pertimbangan bahwa kompetisi ini terbukti untuk semua.”

Semua orang, ujar dia, memiliki kesempatan untuk menyampaikan gagasan dan pemikirannya dalam bentuk visi dan misi.

“Tentu melakukan komunikasi baik dengan partai politik maupun perseorangan untuk mendapatkan pasangan. Saya punya prinsip bahwa satu dan itu sama,” tutupnya.

TERKINI
BACA JUGA